riau24 Mulai 2019 Premium Hilang | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Bisnis

Mulai 2019 Premium Hilang

0
Tempat Pengisian Bahan Bakar
Berita Riau -  Mulai 2019 Premium Hilang
Tarakan, Riau24.com - Mulai tahun 2019 Bensin RON 88 alias Premium ditargetkan bisa dihapus dari pasaran. Penghapusan dilakukan tergantung dari pergeseran konsumsi BBM di masyarakat.

Seperti dimuat detikfinance, "Rencana awalnya 2019 Premium hilang, kami punya master plan-nya. Kalau pemerintah minta lebih awal silahkan. Tapi hilangnya tidak dipaksa, tergantung permintaan masyarakat," kata Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero), Ahmad Bambang, kepada media di Tarakan, Kamis (16/6/2016).

Agar Premium dapat segera dihapus, Pertamina berupaya mendorong masyarakat berpindah ke BBM RON 90 atau Pertalite yang harganya tak jauh beda dibanding Premium, tapi kualitasnya lebih baik.

"Masyarakat mungkin daya belinya sekarang belum siap. Transisinya pakai Pertalite dulu, sama juga dengan Dexlite," tukasnya.

Menurut Bambang, upayanya ini mulai menunjukkan hasil positif, konsumsi BBM mulai bergeser. Pertalite yang baru diluncurkan pada 2015 lalu mengalami kenaikan pesat pada periode Januari-Juni 2016.

Pada Januari 2016 lalu konsumsi pertalite masih 3.100 kilo liter (KL) per hari dan sekarang sudah 12.200 KL/hari atau naik 4 kali lipat dalam tempo 5 bulan terakhir.

Pihaknya menargetkan dapat menurunkan porsi Premium dalam penjualan BBM nasional hingga di bawah 70% pada akhir tahun ini.

"Secara nasional komposisi Premium tinggal 73%. Akhir tahun ini targetnya di bawah 70%, tapi semoga bisa di bawah 50%," ucap Bambang.

Bila permintaan Premium bisa makin ditekan, lama kelamaan dengan sendirinya akan hilang dari pasaran karena tidak ada pengusaha SPBU yang mau menjualnya.

"Kalau permintaannya sedikit, pengusaha sudah tidak mau jual karena rugi, masa tidak dihilangkan?" ujarnya.

Persiapan lain yang dilakukan Pertamina untuk menghapus Premium dari pasaran ialah dengan mengkonversi kilang-kilang yang ada dari memproduksi Premium ke Pertalite dan bensin RON 92 alias Pertamax.

"Konversi kilang sudah berjalan. RFCC (Cilacap) sudah, TPPI sudah, PLBC (Proyek Langit Biru Cilacap) sebentar lagi, juga RDMP (Refinery Development Master Plan). Kita turunkan yang kualitas jelek, kita pindah ke yang environment friendly," pungkasnya.


R24/gig/det

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru