riau24 Oknum Polisi Polsek Tampan Yang Perkosa Seorang Gadis, Akan Dipecat dan Dipenjara | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Kriminal

Oknum Polisi Polsek Tampan Yang Perkosa Seorang Gadis, Akan Dipecat dan Dipenjara

1
Berita Riau -  Oknum Polisi Polsek Tampan Yang Perkosa Seorang Gadis, Akan Dipecat dan Dipenjara
Pekanbaru, Riau24.com - Sungguh memalukan. Figur polisi yang harusnya mengayomi masyarakat justru malah berbuat kriminal. Hal ini kontan membuat Kapolresta Pekanbaru, AKBP Tony Hermawan mengamuk.

Bagaimana tidak, seorang anggota Polsek Tampan, Kota Pekanbaru Brigadir Mardiyus (31) diketahui menculik dan memperkosa seorang gadis.

Dari informasi dilapangan, diketahui kejadian tersebut terjadi pada Rabu (15/6) sekitar pukul 17.30 WIB.

Saat itu korban yang diketahui baru pulang kerja diikuti oleh mobil Avanza berwarna biru.
Saat berada di Jalan Naga Sakti, korban disuruh berhenti.

Dari dalam mobil keluar satu orang pria yang memaksa korban untuk naik kedalam mobil. Korban yang ketakutan segera berteriak minta tolong. Warga yang berada di sekitar tempat kejadian, segera menghampiri mobil tersebut.

Begitu warga berdatangan, keluar seorang pria yang mengeluarkan senjata api (senpi) yang belakangan diketahui bernama Brigadir Mardiyus.

Pria ini lantas mengacungkan senpinya sembari meletuskan sekali ke udara. Melihat hal itu, warga pun ketakutan dan menjauh.

Korban yang sudah didalam mobil kemudian dibawa ke arah jalan Garuda Sakti perbatasan dengan Kabupaten Kampar.

Brigadir Mardiyus yang awalnya duduk di jok depan pindah ke belakang. Korban yang duduk di jok belakang pun diperkosa oleh Brigadir Mardiyus.

Herannya, ketiga rekannya tidak berusaha menghalangi perbuatan tersebut, bahkan membantu pelaku untuk memudahkan memperkosa korban. Usai puas melampiaskan nafsu bejatnya, korban ditinggalkan begitu saja.

Korban yang tidak teriam dengan perbuatan pelaku, segera melapor ke Polresta Pekanbaru, Kamis (16/6/2016) sekitar pukul 01.00 WIB. Dalam laporannya, korban mengadukan nasibnya yang diculik 4 pria satu di antaranya angggota Polsek Tampan, Brigadir Mardius jabatan Unit Shabara Polsek Tampan.

Ketika mengetahui hal tersebut,  AKBP Tony Hermawan mengatakan "Untuk pelaku, sudah pasti saya pecat. Sungguh memalukan institusi Polri. Saya juga sudah berkoordinasi terkait pemecatan ini ke Polda Riau", katanya saat ditemui Jumat (17/6/2016).

Saat ini Brigadir Mardiyus sudah ditahan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan kode etik di internal. Diketahui, Brigadir Mardiyus yang sudah mengabdi selama 12 tahun ternyata masih berstatus lajang.

Ketika ditanyakan hukuman dan tindakan pihak kepolisian terhadap oknum polisi yang sudah mencoreng institusi Polri tersebut, Toni berkata "Sesuai kode etik akan kita pecat, dan akan dikenakan pidana dengan ancaman 5 tahun penjara. Selain itu, karena perbuatannya yang kurang ajar dan konyo tersebut, saya juga minta agar pelaku dilakukan pemeriksaan kejiwaan. Karena rasanya, kalau orang yang waras, tidak sepatutnya melakukan perbuatan seperti itu" tutupnya.



R24/dev
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Senin, 16 Oktober 2017 10:19 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/TYOozBX.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru