riau24 Laporan Keuangan Dapat Disclaimer dari BPK, Komnas HAM: Ada Kesalahan Administrasi | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Laporan Keuangan Dapat Disclaimer dari BPK, Komnas HAM: Ada Kesalahan Administrasi

0
Berita Riau -  Laporan Keuangan Dapat Disclaimer dari BPK, Komnas HAM: Ada Kesalahan Administrasi
Jakarta, Riau24.com- Komnas HAM salah satu lembaga yang mendapat disclaimer dalam laporan keuangan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Disclaimer ini diakui Komnas HAM karena adanya ketidaktertiban administrasi. Belum diketahui berapa kerugian negara karena disclaimer itu. BPK belum mengungkapkannya secara rinci.

"Ada kesalahan administrasi, ada hal-hal juga pengambilan interen kepatuhan aturan kemudian masalah manajemen yang belum diterapkan secara tertib," jelas Wakil Ketua Komnas HAM Ansori Sinungan di kantornya, Jumat (17/6/2016).

Menurut dia, di Komnas HAM dahulu tidak ada sistem pengawasan internal, dan baru-baru ini saja dibentuk. Berbeda dengan lembaga lain yang ada pengawasan internal.

"Kedua soal sistem, di sini ada sistem baru belum tersosialiasi dengan teman-teman yang ada di manajemen keuangan. Sehingga mereka masih menerapkan sistem yang lama kemudian Komnas HAM dari periode ke periode itu tentunya dari yang lalu tertinggal diteruskan berikut terus berikut termasuk kasus-kasus dari periode sebelum diselesaikan diperiode berikutnya termasuk manajemen," urai dia.

"Namun demikian Komnas HAM melakukan reformasi birokrasi dengan sistem yang baru tata cara yang baru mengikuti arahan-arahan peraturan yang ada jadi kita gunakan pendampingan BPK sehingga buat laporan mengikuti aturan benar. Kita sudah bentuk tim dan komunikasi BPK komunikasi terus mreka siap bantu pembenahan keuangan, sehingga kita tidak ada lagi kesalahan dari manajemen keuangan," tambah dia.

Menurut dia juga, Komnas HAM tengah melakukan perbaikan dan restrukturisasi.

"Bahwa kita melakukan sudah melakukan restruksisasi sistem pengawasan internal itu upaya dilakukan kita sudah melakukan pembenaran administrasi sesuai temuan BPK. Kalau itu ditemukan pelanggaran kita secara internal akan berikan sanksi," tegas dia.

R24/uci/det

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru