riau24 Banyak Silpa, Ini Bukti Buruknya Tata Kelola Keuangan di SKPD Riau | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Banyak Silpa, Ini Bukti Buruknya Tata Kelola Keuangan di SKPD Riau

0
Berita Riau -  Banyak Silpa, Ini Bukti Buruknya Tata Kelola Keuangan di SKPD Riau
Pekanbaru, Riau24.com - Setakat ini diprediksi APBD Riau 2016, tak bisa digunakan ada sekitar Rp1,1 triliun. Sehingganya, hal tersebut menimbulkan terjadi kenaikannya Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa). Gambaran itu, bukti buruk tata kelola keuangan.
 
"Diprediksi itu APBD Rp1,1 triliun tak bisa digunakan. Makanya, itu berdampak akan Silpa Riau 2016 diperkirakan naik. Anggaran yang Rp1,1 triliun tidak bisa digunakan tersebut, karena terbentur aturan kewenangan," sebut Wakil Ketua DPRD Riau Sunaryo, Jumat.
 
Dikatakanya, karena terbenturnya aturan kewenangan itu, membuat benturan untuk penggunaan dana yang telah disusun melalui APBD.
Seperti, kembalinya kewenangan sekolah dasar (SD) sampai SMP ke daerah. Sehingga, itu Provinsi tidak boleh menganggarkan.
 
"Walaupun itu sudah dianggarkan dan disetujui dalam APBD. Tetapi, penggunaannya berbenturan hal aturan berlaku. Maka pada intinya tidak bisa dilaksanakan, walaupun sudah dianggarkan," ujar Sunaryo seraya menegaskan, DPRD Riau tidak ingin Silpa meningkat.
 
Politisi PAN ini menegaskan, jika tiap tahun terjadi peningkatannya Silpa, maka bukti masih buruknya tata kelola keuangan dilingkungan Pemprov Riau. Padahal diketahui, katanya, APBD Riau ditahun 2016 disahkan tersebut, pada sebelum masuk tahun anggaran 2016.
 
"Seharusnya itu tidak terjadi yang demikian. Dikarena, sudah cepat dilakukan proses pengesahannya penganggaran. Tetapi, kenapa ini bisa terjadi Silpa yang sebenar itu tidak diinginkanya anggota DPRD (lembaga wakil rakyat, red). Maka ini dirisaukan," tutup Sunaryo.
 
 
R24/adi/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru