riau24 Petani Karet di Kuansing Menjerit | Berita Riau
Senin, 21 Mei 2018

Kuantan Singingi

Petani Karet di Kuansing Menjerit

3
Berita Riau -  Petani Karet di Kuansing Menjerit
Kuansing, Riau24.com - Sudah hampir dua tahun belakangan ini, harga karet dan sawit terus terpuruk, akibatnya petani kelimpungan. Kondisi tersebut semakin terpuruk di saat datangnya Lebaran dan datangnya tahun ajaran baru.

Kondisi turunnya harga karet sudah lebih dua tahun, dan tidak terlihat ada tanda-tanda kenaikan di harga Rp. 8.000 per kilogram.
Sementara pelaku ekonomi maupun pengusaha dan pihak pemerintah masih tetap tenang-tenang saja, ditengah-tengah keterpurukan masyarakat golongan ekonomi lemah tersebut.

"Ambo hampir dua tahun dak manakiak gotah lai, sobok hargoronyo dak ponah naik, jan kan nak mancapai Rp. 10.000 per kilogram, mancapai Rp. 8.000 sakilo sajo jadila," ungkap Molid (48) Salah satu petani karet ketika dihubungi Riau24.com.

Hal senada juga diungkapkan Ijon (48) yang juga sebagai toke karet, yang juga sangat prihatin dengan kondisi harga karet yang tak kunjung naik-naik, dan tetap bertahan di harga Rp. 5.000.-

Seharusnya harga karet sudah bisa stabil, paling tidak diatas level Rp. 8. 000.- dan jika sudah demikian tentu akan sangat mudah mencari karet, karena kalau harga anjlok seperti ini tentu sulit mendapatkan karet dari petani itu sendiri.

"Sekarang sulit mencari karet dari petani, karena banyak yang tidak mau memotong karet dengan kondisi harga karet anjlok," tukasnya.


R24/dev/zar
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru