riau24 Curahan Hati Warga Ini Sepatutnya Jadi Pertimbangan Pemkab Kuansing | Berita Riau
Selasa, 19 Desember 2017

Kuantan Singingi

Curahan Hati Warga Ini Sepatutnya Jadi Pertimbangan Pemkab Kuansing

0
Berita Riau -  Curahan Hati Warga Ini Sepatutnya Jadi Pertimbangan Pemkab Kuansing
Kuansing, Riau24.com - Masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi yang berada di pelosok desa maupun di perkotaan, sangat mendambakan bazaar murah. Hal ini untuk membantu masyarakat golongan ekonomi lemah akibat semakin melambungnya harga sembako.

Sementara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Kopindag) tidak menggelar bazaar murah di bulan Ramadhan ini, sehingga masyarakat golongan ekonomi lemah semakin menjerit, padahal bila digelar tentu akan sangat membantu masyarakat golongan ekonomi lemah.

"Seharusnya Pemkab memiliki perhatian dan peduli kepada masyarakat karena tidak semua warga yang mampu memenuhi kebutuhan yang serba cukup, dalam kondisi harga serba naik," ungkap Iin (36) salah satu IRT yang dihubungi, minggu (19/6).

Menurutnya, Pemkab Kuansing harus peduli dan peka terhadap masyarakat, karena gejolak kenaikan sembako ini disebabkan oleh permainan orang orang kaya, yang kena getahnya golongan ekonomi lemah.

"Karena barang-barang yang dijual tersebut diperuntukkan untuk masyarakat, barang-barang ini sangat diharapkan masyarakat yang mampu bisa untuk membantu masyarakat," tambahnya.

Sebab jika digelar bazaar murah, sudah barang tentu akan dapat membantu masyarakat golongan ekonomi lemah, karena tidak semua warga yang mampu membeli sembako sesuai harga pasar, apalagi ditambah dengan turunnya harga karet yang berkisar antara Rp. 4.000.- s/d Rp. 5.000 per kilogram.

" Sudahlah harga karet turun, ditambah pula naiknya harga sembako, alhasil lebaran akan semakin sulit dan membuat serasa semakin pedih dirasakan," tuturnya.

Kepastian untuk tidak menggelar Bazaar murah di bulan Ramadhan 1437 Hijriah ini, diungkapkan Kepala Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian (Kopindag) Kabupaten Kuantan Singingi, H. Tarmis, S. Pd, MH ketika dihubungi. Menurutnya, tidak digelarnya pasar murah atau bazaar, karena tidak terakomodir dalam DPA Kopindag.

"Untuk tahun ini, kita tidak ada kegiatan bazaar atau pasar murah, karena tidak terakomodir dalam DPA Kopindag," paparnya.

Dijelaskannya, kegiatan bazaar untuk tahun ini memang tidak di gelar dan ini sudah berlangsung selama tiga tahun lebih. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran APBD di instansi. Namun diharapkan untuk tahun depan semoga bisa dilaksanakan apabila anggaran yang dimilik Diskopindag meningkat.

Sebagai langkah antisipasi dari kenaikan harga barang, maka Diskopindag melakukan pengawasan secara terpadu setiap minggunya, tujuannya untuk memantau harga sembako tersebut," tutupnya.


R24/dev/zar
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru