riau24 Khusyu' Dan Obat Kesesatan Hati | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Ramadhan

Khusyu' Dan Obat Kesesatan Hati

0
Berita Riau -  Khusyu' Dan Obat Kesesatan Hati

Pekanbaru, Riau24.com - Alhamdulillah, Tuhan Yang Maha Satu, Yang Maha Agung, Yang Maha Berkuasa, Yang Maha Kuat, Yang Maha Memaksa, Yang Maha Tinggi. ALLAH yang Maha Mengetahui semua yang terlintas dalam pikiran, semua yang ada dalam kerlingan mata, semua yang tersimpan di dalam dada.

"Belum kah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik." (QS. Al Hadid : 16)

Menurut Ibnu Mas'ud, saat turun ayat ini, para sahabat saling memandang satu sama lain dan mengatakan,"Apa yang telah kita lakukan?" Diriwayatkan, bahwa ketika itu para sahabat banyak tertawa dan bergurau setelah mereka mendapatkan kelapangan di Madinah. Kemudian turunlah ayat ini dan Rasulullah Sholallaahu 'Alaihiwasallam menganggap kekhusyu'an kalian berkurang. Para sahabat kemudian mengatakan, "Kami sekarang akan khusyu'."

Saudaraku,

Firman ALLAH ini juga yang telah memicu kesadaran dan taubat Ibnu Mubarak, seorang alim, seorang mujahid, seorang yang zuhud. Mendengar ayat ini, Ibnu Mubarak merasa seperti dipukul oleh kayu. Suatu saat, ia mengambil kayu dan memukul dirinya sendiri, tapi itu tidak menyadarkannya. Tapi ketika kayu itu berupa ucapan seseorang terhadap firman Allah, "Belumkah datang waktunya bagi orang-orang beriman..." ia mengatakan, "Sudah, sudah ya ALLAH." Kayu yang dipegangnya kemudian ia hancurkan.

Lihatlah lagi bagaimana riwayat pertaubatan yang terjadi atas Fudhail bin Iyadh rahimahullah. Saat ia masih tenggelam dalam kemaksiatan, ia menaiki tembok sebuah rumah dan tiba-tiba mendengar seorang yang sedang membaca ayat, "Belum kah datang waktunya bagi orang-orang beriman...." Seketika itu pula, kesadarannya terusik dan ia mengatakan , "Sudah waktunya sekarang yaa ALLAH...."

Saudaraku,

ALLAH menurunkan Al Qur'an Al Karim, sebagai kitab yang terpelihara dari kebatilan, sebagai penyembuh dari penyakit yang ada di dalam hati, sebagai pelembut jiwa. Itu karena yang menurunkan Al Qur'an adalah ALLAH, Yang Maha Mengetahui yang ghaib.

"Wahai manusia sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman." (QS. Yunus: 57)

Bagaimana Al Qur'an bisa melembutkan hati? Karena di dalamnya terdapat banyak firman Allah tentang surga, neraka, tentang sifat-sifat ALLAH, tentang janji-janji ALLAH yang bisa mengetuk hati dan jiwa seseorang. Karena itulah disebutkan dalam Al Qur'an.

"Maka berilah peringatan dengan Al Qur'an orang yang takut akan ancaman ALLAH." (QS. Qaf : 45)

Jika kita mengeluhkan kekesatan, kekerasan jiwa, bahkan kondisi hati yang serba gelap dan terombang ambing oleh ragam permasalahan, berdzikir lah dan bacalah Al Qur'an Karim. Imam Malik rahimahullah mengatakan, "Aku disampaikan bahwa Isa alaihissalam berkata kepeda kaumnya, "Jangan kalian banyak bicara kecuali dzikrullah, karena bila itu dilakukan maka hati kalian akan menjadi kasat. Sesungguhnya hati yang kasat adalah jauh dari ALLAH, akan tetapi kalian tidak mengetahui."

Saudaraku,

Jangan lihat dosa-dosa yang dilakukan orang lain sebagaimana layaknya seorang petugas keamanan yang memata-matai kesalahan orang. Lihatlah pada dosa diri sendiri, periksalah kemaksiatan apa yang dilakukan oleh diri sendiri, dalam posisi seolah kita sebagai seorang budak yang tidak boleh melakukan kesalahan sedikit pun

Ya ALLAH kami berlindung kepada-MU dari hati yang tidak khusyu', dari ilmu yang tidak bermanfaat, dan dari do'a yang tidak dikabulkan. Berilah rizki kepada kami berupa keikhlasan dalam berkata dan beramal. Shalawat dan salam atas Rasulullah Muhammad, kepada keluarga dan sahabat beliau ★

(Dari buku Kubisikkan Untukmu, Muhammad Lili Nur Aulia)

 


R24/dev/put

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru