riau24 "Tak Mengapa Ayah, Roti Ini Cukup Untuk Kita Berdua.." | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Internasional

"Tak Mengapa Ayah, Roti Ini Cukup Untuk Kita Berdua.."

4
Berita Riau -
Jakarta, Riau24.com -  Mungkin kata-kata seperti itu  yang keluar dari mulut mungil bocah laki-laki dalam foto di atas.

Ayahnya, tampak hanya bisa terisak pilu. Sementara si bocah seperti ingin menenangkan kegundahan dan pilu hati ayahnya.

Sang Ayah tampak tak sanggup menahan haru. Bagaimana tidak, kemungkinan selembar roti itu merupakan satu-satunya makanan di hari itu yang berhasil didapat oleh pasangan ayah-anak pengungsi Suriah ini.

Foto ayah-anak yang mengungsi dari negerinya dan bermigrasi ke Eropa melalui Yunani itu tersebar luas di media sosial.

Foto itu seperti menjadi pelengkap dari sekian foto-foto memilukan perjuangan para pengungsi Suriah yang mencari keselamatan hingga menyeberangi lautan menuju daratan Eropa.

Mungkin bagi kita yang tinggal di Indonesia apalagi di Riau ini, untuk mendapatkan sepotong roti bisa dengan mudah kita dapatkan di negeri kita.  Jangankan roti, kue tart, donat atau es krim pun bisa dengan mudah kita peroleh dan berikan pada keluarga kita di rumah.

Namun sebaliknya, hal ini menjadi sebuah "kemewahan" yang dalam enam tahun terahir ini tak bisa lagi dirasakan warga Suriah.

Negeri yang sejak tahun 2011 kini hanya meyisakan keporak-porandaan, kekacauan, kesedihan dan kepedihan di banyak tempat.

Negeri dimana lebih dari 4 juta rakyatnya meninggalkan tanah airnya ke negeri tetangga demi mencari kehidupan yang tentram dan aman.

Negeri dimana lebih dari 350 ribu rakyatnya tewas, negeri dimana perasaan antusiasme, senang dan tenang menjadi hal yang lebih berharga dibanding emas dan berlian sekalipun.

Di tanah dimana para Ayah di Suriah, tak lagi dipusingkan dengan deadline pekerjaan kantor seperti yang saya rasakan, tak lagi mengisi hari dengan rangkaian meeting dengan rekan bisnis atau tak lagi memikirkan bagaimana caranya meyakinkan klien tentang keunggulan produk yang dijual.

Kini, para Ayah di Suriah, dipusingkan dengan memilih jalur atau negara tujuan mana yang aman bagi seluruh anggota keluarganya. 

Kini, para Ayah di Suriah, mengisi hari dengan berjuang mempertahankan nyawanya dan keluarganya dari desingan peluru dan ledakan bom di sekelilingnya.

Kini, para Ayah di Suriah, hanya bisa memikirkan apakah sepotong roti yang didapatnya cukup untuk anak kesayangannya, yang mungkin hanya satu-satunya anggota keluarga yang tersisa.

"Tak mengapa Ayah, roti ini cukup untuk kita berdua.."


R24/dev

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Jumat, 15 Desember 2017 13:34 wib
Ingin bermain judi bola secara online, sangat bijak jika anda tidak memilih sembarang situs? Pilih situs milik agen judi online terpercaya dan terbukti pengalaman nya agen judi bola, bandar judi bola, situs judi bola, agen bola terpercaya, situs bola terpercaya, bandar bola terpercaya, judi bola online, agen bola online, bandar bola online, situs bola online Hanya di Bolavita [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/wboDtYZ.jpg
Wendy
Selasa, 28 Juni 2016 20:43 wib
kapan dunia bisa damai lagi ya
Juni
Selasa, 28 Juni 2016 20:43 wib
inilah akbiat peperangan anak-anak yg jdi korban
Uni
Selasa, 21 Juni 2016 17:32 wib
Sedih bgt
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru