riau24 Firman Subagyo: Penegakan Hukum Di Riau Masih Lemah | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Atasi Kebakaran Hutan Dan Lahan,

Firman Subagyo: Penegakan Hukum Di Riau Masih Lemah

0
Berita Riau -  Firman Subagyo: Penegakan Hukum Di Riau Masih Lemah
Pekanbaru, Riau24.com- Firman Subagyo, Ketua Badan Legislasi Nasional DPR RI menyebutkan penegakan hukum di Provinsi Riau tergolong lemah. Hal ini terkait dengan dibebaskannya salah satu perusahaan yang  diduga membuka lahan dengan cara membakar di Kabupaten Pelalawan beberapa waktu lalu. 
 
Menurutnya, mengatasi permasalahan lemahnya penegakan hukum dengan memberikan pengertian mengenai lingkungan hidup kepada penegak hukum adalah salah satu cara.
 
"Salah satu cara untuk mengatasi persoalan lemahnya penegakan hukum adalah dengan memberi pengertian tentang lingkungan hidup kepada penegak hukum," tutur Firman usai kunjungan kerja dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan pada Rabu (22/6/16). 
 
Lebih jauh dikatakan, permasalahan lemahnya penegakan hukum juga disebabkan lemahnya pemerintah di meja pengadilan. 
 
"Tentunya persoalan pemerintah yang kalah di meja hukum tidak sekali, bisa beberapa kali. Artinya pemerintah memang lemah. Karna kalau berbicara di pengadilan adalah mengenai fakta hukum. Nah, mungkin kita tidak memenuhi syarat pada fakta hukum," lanjut Firman pada wartawan. 
 
Selain itu, persoalan ini juga dapat diatasi dengan cara memberikan efek jera ke pelaku pembakaran hutan. Untuk itu dibutuhkan Undang-Undang yang lebih berat lagi. 
 
"Kita membutuhkan UU yang lebih berat lagi agar bisa memberi efek jera ke pelaku pembakaran hutan. Sejauh ini, memang belum ada sanksi yang bisa memberikan efek jera itu. Ini akan menjadi bahan kita untuk regulasi terhadap peraturan perundang-undangan yang ada," tukas Firman.
 
 
R24/adi/gma
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru