riau24 Sungguh Mengerikan, Anak Berumur Dua Tahun Harus Diasuh Oleh Ibu Seperti Ini | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Video

Sungguh Mengerikan, Anak Berumur Dua Tahun Harus Diasuh Oleh Ibu Seperti Ini

1
Sungguh Mengerikan, Anak Berumur Dua Tahun Harus Diasuh Oleh Ibu Seperti Ini
Berita Riau -  Sungguh Mengerikan, Anak Berumur Dua Tahun Harus Diasuh Oleh Ibu Seperti Ini
Pekanbaru, Riau24.com - Respon Komisi Perlindungan Anak kini kembali diuji. Netizen dimedia sosial dihebohkan dengan video penelantaran seorang anak yang terjadi di Jakarta.

Seorang perempuan muda yang sepertinya sedang mengalami stress berat sibuk mondar mandir.
Sementara yang menarik perhatian, anak perempuannya yang diperkirakan baru berumur sekitar 2 tahun berjalan sekitar 3 meter dari perempuan muda tersebut.

Yang anehnya, meskipun si ibu berjalan di kawasan lingkar Mega Kuningan yang penuh mobil lalu lalang, ia tidak memperdulikan keselamatan sang anak. Apakah anaknya akan ditabrak atau diculik oleh orang tidak dikenal.

Lalu, sepasang ibu dan anak tersebut berbelok ke kompleks apartemen Bellagio dan masuk kesebuah mini market. Lagi-lagi, si ibu tidak memperdulikan anaknya. Perempuan muda yang diperkirakan berumur 30 tahunan itu masuk begitu saja ke dalam mini market, dan menghempaskan pintu mini market, padahal anaknya masih mengikuti dibelakang. Untungnya, pelayan mini market dengan sigap menahan pintu kaca sehingga bocah perempuan tersebut tidak tergencet pintu seberat 10 kilo tersebut. Kalau tidak, bisa dipastikan si anak akan cidera.

Tak lama si bocah perempuan keluar dari mini market diikuti si ibu. Dalam video tersebut terlihat jelas bahwa pampers si anak melorot hingga ke dengkulnya karena sudah penuh dengan air seni.

Sebagai seorang ibu yang memiliki anak balita, tentunya pasti mengerti kalau pampers tersebut sudah tidak diganti hampir 24 jam.

Beberapa orang yang mengamati si anak, dimaki  oleh si ibu. Dari data yang dihimpun, ternyata ibu dan anak tersebut adalah penghuni aparteman Bellagio tower A dari kamar 6XX.

Keduanya tinggal bersama seorang pria Jepang yang diduga adalah pasangan dari si ibu stress yang kebetulan sedang tidak berada dirumah.

Satpam yang ditanya mengatakan, " Ibu itu sering mengamuk karena dia mengalami stress berat. Anaknya sering dibawa kemana-mana karena mereka tidak memiliki pembantu", ujarnya.

Mereka lalu menuju apartemen Bellagio Tower A dan berhenti di depan pintu masuk. Si ibu kembali memaki, entah pada siapa, sambil meneriakkan kata-kata yang tidak pantas dan vulgar, sesuatu yang seharusnya tidak boleh didengarkan oleh si anak.

Yang sangat disayangkan, baik itu satpam maupun penghuni apartemen yang lain tampaknya tidak perduli dengan keberadaan si anak. Padahal, jelas hal itu sangat membahayakan buat bocah yang baru berumur dua tahun, harus diasuh oleh seorang ibu yang mengalami gangguan jiwa.

Bahkan si satpam sempat menyarankan untuk tidak memperdulikan perilaku si ibu.
“Biarin aja bu, udah sering kejadian koq”, kata si satpam.

Seorang netizen lantas menghampiri si anak dan menyemangatinya untuk bisa melepaskan pampersnya sendiri. Mata si anak tampak bahagia melihat ada yang membantunya. Seorang perempuan juga datang menghampiri dan membantu melepaskan pampers si anak.

Si ibu marah-marah lagi  karena menganggap orang lain telah mengusik anaknya. Beberapa orang memperhatikan si ibu dan melihat dibadannya terdapat memar seperti habis kena pukul. Tak lama, si ibu dan anak dipaksa masuk ke apartemennya.

Dua netizen yang merekam kejadian tersebut dengan handphone. Lalu mengirimkan video dan informasi itu ke Erlinda, sekretaris KPAI.

Untungnya KPAI bertindak sangat cepat. Tak lebih dari 2 jam, KPAI, Kemensos dan Polisi mendatangi apartemen.

Hasil investigasi mereka menunjukkan si ibu mengalami gangguan jiwa. Saat itu juga ia dibawa ke rumah sakit jiwa untuk dirawat, dan si anak dibawa ke safe house milik Kemensos.

Keesokan harinya, si nenek bocah perempuan tersebut datang untuk menjemput cucunya ke safe house.

Namun Kemensos tak langsung memberi ijin, melainkan mereka harus menjalani prosedur yang memastikan si anak berada di tempat yang aman.

Hingga saat ini dugaan pencabulan dan kekerasan dalam rumah tangga masih didalami pihak kepolisian, namun dugaan kuat mengarah si ibu menganiaya sang anak.

R24/dev
Berita Riau
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Minggu, 19 November 2017 13:03 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/hqMnrKM.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru