riau24 Sampah Masih Menumpuk, Wali Kota Terkesan tak Peduli, Wabah  Penyakit Mulai 'Merebak' | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Sampah Masih Menumpuk, Wali Kota Terkesan tak Peduli, Wabah  Penyakit Mulai 'Merebak'

0
Berita Riau -  Sampah Masih Menumpuk, Wali Kota Terkesan tak Peduli, Wabah  Penyakit Mulai 'Merebak'
 
Pekanbaru, Riau24.com - Hingga kini, penanganan sampah di Kota Pekanbaru masih saja terjadi. Hal itu, walaupun sudah dilakukannya pemutusan kontrak kerja dengan PT MIG, bahkan juga berdampak pemecatanya Kepala DKP Edwin.
 
"Pekanbaru dikepung 'gunungan' sampah. Kami, warga Pekanbaru mengkhawatirkan penyebarannya penyakit menuluar akibat sampah masih menumpuk hingga saat ini.
Kami dalam ini, menilai Wali Kota Pekanbaru terkesan tidak peduli," kata Masrul, warga Pekanbaru.
 
Tumpukan sampah itu sebutnya, penyebarannya penyakit menular berpotensi, apalagi cuaca ekstrim melanda di kawasanya Sumatera, termasuk Provinsi Riau, khusus di Kota Pekanbaru. Dimana, disertai hujan dan badai, sehingga kuman penyakit ini makin berkembang.
 
Untuk hal ini, Masrul sangat minta pada Wali Kota Pekanbaru, dapat menangani dengan serius. Sebab sudah menjadi masalah nasional.
Menurut dia, penyakit menular itu berpotensi menyerang kehidupan warga di Kota Pekanbaru diakibat sampah yang masih betebaran.
 
"Akibat sampah yang menumpuk diletakkan di ruang terbuka, maka digali kucing, anjing dan juga tikus ditumpukanya sampah. Selain itu, berbau menyengat dikerubuti lalat dan berpotensi bisa menebarkan penyakit. Mulai daripada penyakit ringan dan berbahaya," ujarnya.
 
Senada disampaikan Meri, salah seorang warga Kota Pekanbaru lainnya. Dimana parahnya musim penghujan, tingkat pertumbuhan kuman dan risiko penyakit akibat ditimbulkan dari sampah biasanya meningkat. Maka, diharapkan ada kepedulian daripada Wali Kota.
 
"Tumpukan dari sampah-sampah itu harus diangkut. Supaya hal ini, tidak menimbulkan tumpukannya sampah telah kian 'menggunung'. Maka diharapkan kepada Pemkot Pekanbaru segera menyelesaikan tumpukan sampah berbagai cara. Tidak usah menunggu," ujarnya.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru