riau24 Kasihan, Nelayan Rohil Ditangkap di Daerah Perbatasan Selat Malaka | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Rokan Hilir

Kasihan, Nelayan Rohil Ditangkap di Daerah Perbatasan Selat Malaka

6
Berita Riau -  Kasihan, Nelayan Rohil Ditangkap di Daerah Perbatasan Selat Malaka
Rohil, Riau24.com - Marine Polis Diraja Malaysia menangkap masyarakat nelayan Pasir Limau Kapas Panipahan Kabupaten Rohil Provinsi Riau.

Penangkapan terjadi pada Kamis 23/6/2016 pukul 00.00 WIB di Perairan Selat Melaka antara perairan Sinaboi perbatasan Selat Melaka. Tiga kapal nelayan Rohil asal Panipahan ditangkap polis maritim jiran Malaysia.
 
Penangkapan itu dilakukan polis maritim dengan mengepung nelayan dengan mengunakan Hely.

Sedangkan masyarakat nelayan panipahan Rohil menyadari bahwa lokasi tangkapan yang dilakukan maritim Malaysia terhadap nelayan Rohil masih dalam perairan Sinaboi kabupaten Rokan Hilir provinsi Riau.

"Tiga kapal nelayan yang ditangkap marine polis malaysia berjumlah 19 orang lansung ditarik polis Malaysia. Padahal mereka masih menyadari bahwa wilayah penangkapan para nelayan lokal panipahan masih dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)" ungkap para nelayan Panipahan Jumat 24/6/16.
 
Sementara Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Rohil Muhammad Mulkan mengatakan telah melaporkan kejadian itu kepada HNSI Provinsi Riau untuk segera ditindaklanjuti.
 
Muhammad Mulkan yang juga anggota DPRD Rohil, mengharapkan Dinas Perikanan Provinsi Riau agar secepatnya bertindak menghubungi Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Karena guna menyingkapi persoalan antar batas wilayah perairan panipahan, sinaboi di Selat Melaka yang sering diusir saat sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan di perbatasan selat melaka baru-baru ini.
 
Sebelumnya, nelayan yang sama juga diusir Polisi Perairan Malaysia saat mencari ikan di perairan Selat Malaka yang berbatasan dengan Pulau Jemur, Rokan Hilir dan Malaysia pada Selasa (14/6).

Saat mengusir nelayan itu, Polisi Perairan Malaysia menodongkan senjata api terhadap nelayan lokal .
 
 
 
R24/dev/yan
Berita Riau
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Bane
Sabtu, 25 Juni 2016 10:56 wib
ya, bisa jadi. biar petugas kita bekerja
Ika
Sabtu, 25 Juni 2016 10:56 wib
usah dlu berburuk sangka, mana tau memang nelayan melewati teretorial
Ongah pujuik
Sabtu, 25 Juni 2016 10:54 wib
jee.. mo lah wak ganyang
Nik basar
Sabtu, 25 Juni 2016 10:54 wib
nak bopoang gak malaysia ko
Ujang
Sabtu, 25 Juni 2016 10:53 wib
NKRI Harga mati, jangan slogan saja pak jend
Pak kulim
Sabtu, 25 Juni 2016 10:51 wib
makin berani ne malaysia
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru