riau24 HM Idris Laena Gelar Kegiatan Dengar Pendapat Tentang GBHN di Desa Kampung Panjang | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Kampar

HM Idris Laena Gelar Kegiatan Dengar Pendapat Tentang GBHN di Desa Kampung Panjang

0
Berita Riau -  HM Idris Laena Gelar Kegiatan Dengar Pendapat Tentang GBHN di Desa Kampung Panjang
 
Kampar, Riau24.com - Setakat ini anggota MPR RI menaja kegiatan rapat dengar pendapat 4 Pilar. Itu juga dilakukanya anggota MPR RI dari Provinsi Riau HM Idris Laena pada masyarakat berada di Desa Kampung Panjang, di Kecamatan Kampar Utara.
 
Kegiatan yang mengangkat tema Reformulasi Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, dengan Model GBHN. Kegiatan bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat. Dengan mehadirkan pemakalah Ir HM Idris Laena dan Fahmi Salsabila.Msi
 
Pantauan lapangan, antusias dari masyarakat untuk mendengarkan paparan dari pemakalah, tampak dengan tunak. Sehingga kegiatan yang diikuti oleh ratusan orang ini berjalan penuh khimad, dan serta diwarnai dengan ada tanya jawab akan tentang GBHN.
 
Kegiatan yang bertempat di aula Kantor Desa di Kampung Panjang ini, Rabu (22/6). Hadir antara lain Kepala Dusun, RT/RW, guru, dan tokoh masyarakat setempat, juga LPM/BPD. Bahkan dihadir jajaran PK Golkar di Kecamatan Kampar Utara dan kader partai.
 
Anggota DPR MPR RI asal Dapil Riau, HM Idris Laena, menyebut, kegiatan dengar pendapat sama sejumlah elemen masyarakat ini, bertujuan memberi pemahaman. Semenjak MPR tidak lagi menjadi lembaga tertinggi, makanya tidak menyusun GBHN lagi.
 
"Penyusunan GBHN inipun, tidak lagi disusun oleh MPR RI. Hal itu, sesuai UU Nomor 17 tahun 2007. Yaitu, arah pembangunan di ganti dengan RPJP menjadikan visi dan misi kepala negara. Ini yang perlu dicoba eksplore kembali, melalui dengar pendapat," ujarnya. 
 
Politisi Golkar inipun mengatakan, dengar pendapat guna menyerap aspirasi masyarakat tentang akan pentingnya arti GBHN didalam hal kehidupan berbangsa, maupun ini bernegara. Dikarena pasca Orde Baru, Indonesia seolah-olah tidak memiliki halnya jadi acuan.
 
"Akibatnya terjadi ketimpanganya pembangunan antara wilayahnya.
Berganti presiden, maka berganti pula kebijakan diambilnya karena masing-masing presiden memiliki visi dan misi yang berbeda antara lain Negara kita membutuhkanya haluan yang jelas," ujarnya.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru