riau24 Kawasan Rawa Seribu Mahato Rohul Dirambah Dua Excavator | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Rokan Hulu

Kawasan Rawa Seribu Mahato Rohul Dirambah Dua Excavator

0
Berita Riau -  Kawasan Rawa Seribu Mahato Rohul Dirambah Dua Excavator
Rohul, Riau24.com - Dua alat berat jenis excavator Hitachi warna oranye tengah mengerjakan kawasan Rawa Seribu di Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Warga mempertanyakan status 2 alat berat di kawasan Rawa Seribu di Mahato tersebut. Apakah memang tengah mengerjakan program pemerintah, atau milik pengusaha atau oknum yang sengaja menggarap kawasan dilindungi negara.

"Kami bingung. Kalau memang program pemerintah kenapa tidak ada petugas yang mengawasi," ujar warga Mahato berinisial SPM, Selasa (28/6/16).

SPM mengungkapkan, 1 dari 2 alat berat tersebut baru masuk, Selasa pagi tadi. "Kabarnya ini punya warga Mahato," jelas SPM.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Rohul, Sri Hardono, juga membenarkan adanya alat berat yang tengah mengerjai kawasan Rawa Seribu Mahato.

"Itu orang Desa Mahato, sepertinya dia memang mancing-mancing kerusuhan," jelasnya.

Sri Hardono mengakui pihaknya juga sudah mendapat kabar dari Polsek Tambusai Utara tentang keberadaan alat berat yang tengah mengerjakan kawasan yang rencananya akan dipakai sebagai kawasan ikan arwana jenis golden red.

"Sudah kita awasi. Polsek pun (Tambusai Utara) sudah melapor. Mereka ini sekedar memancing reaksi," terangnya.

Sri Hardono menjelaskan pihak Kementrian Kehutanan (Kemenhut) sudah turun ke kawasan Rawa Seribu. Saat ini, kawasan yang rencananya akan dijadikan kawasan konservasi ikan arwana tengah diproses oleh Kemenhut.

"Setelah keluar SK, tergantung kemampuan pengelola bagaimana mengelolanya nanti," tandas Sri Hardono.

Dulunya, kawasan Rawa Seribu Mahato merupakan habitat ikan arwana jenis golden red, ikan hias mahal kualitas nomor dua di dunia.

Namun, semakin maraknya aksi perambahan dilakukan oknum masyarakat dan perusahaan, kawasan yang awalnya rawa kini menjadi daratan dan dijadikan kebun kelapa sawit.


R24/dev/ags
Berita Riau

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru