riau24 Ginting: Untuk Sementara Waktu, Hindari Vaksin Palsu Dengan Berobat di RS Pemerintah | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Pekanbaru

Ginting: Untuk Sementara Waktu, Hindari Vaksin Palsu Dengan Berobat di RS Pemerintah

0
Berita Riau -  Ginting: Untuk Sementara Waktu, Hindari Vaksin Palsu Dengan Berobat di RS Pemerintah
Pekanbaru, Riau24.com- Maraknya Isu yang menyeruak terkait penyebaran vaksin palsu dibenarkan oleh Indra Ginting, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pekanbaru, Selasa (28/6/16). 
 
Disebutkannya, beberapa hari lalu Balai BPOM beserta pihak kepolisian bekerja sama untuk memantau persebaran vaksin palsu di Pekanbaru. Hasilnya, telah ditemukan vaksin palsu di dua titik yang sampai saat ini masih dirahasiakan. 
 
Vaksin palsu yang tersebar di Pekanbaru merupakan vaksin tetanus dan vaksin anti bisa ular yang masing-masing berjumlah 10 botol. 
 
"Kita memantaunya secara undercover, jadi kita menyamar sebagai pembeli yang di back up oleh pihak kepolisian. Kita membeli vaksin ini seharga Rp400 ribu rupiah perbotolnya," jelas Indra saat kegiatan konferensi Pers di balai BPOM. 
 
Menurut Indra, penyamaran ini dilakukan dikarenakan pihak terkait yang menyebarkan vaksin palsu di Kota Pekanbaru, belum dijatuhkan status sebagai tersangka. 
 
Kemudian, Indra menuturkan bahwa vaksin yang didapatkan akan dikirim ke Balai BPOM pusat untuk uji laboratorium dan akan di ekspos pada tanggal 30 Juni mendatang. 
 
Dijelaskan lagi, bahwa vaksin palsu yang tersebar merupakan campuran dari cairan infus dan antibiotik yang mana tidak memiliki efek kepada pengguna selain tak berfungsinya vaksin yang diharapkan yaitu memunculkan anti body atau kekebalan bagi tubuh. 
 
"Vaksin itu kan gunanya sebagai anti gen yang kalau bereaksi dengan tubuh akan menghasilkan anti body. Jadi kalau vaksin palsu, cairannya itu tidak memiliki pengaruh apa-apa," imbuhnya.
 
Dari data yang didapatkan, perbedaan antara vaksin palsu dan asli terletak pada tekstur cairan dimana vaksin palsu lebih kasar dibandingkan yang asli.
 
Kemudian, jelas Indra menurut informasi yang diperoleh dari Menteri Kesehatan,l pemberian vaksin akan diulangi kembali dan vaksin akan didapatkan dari sumber yang resmi. 
 
"Informasi terbaru yang kita dapat dari Menteri Kesehatan, bagi yang sudah divaksin akan diulang kembali dan dipastikan vaksin yang digunakan akan di drop dari sumber yang resmi," tambah Indra.
 
Diakhir kegiatan, Indra menghimbau kepada seluruh masyarakat Pekanbaru agar untuk sementara waktu berobat di rumah sakit pemerintah.
 
"Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, lebih baik berobat di rumah sakit pemerintah karena rumah sakit pemerintah memperoleh vaksin dari sumber yang resmi," tutupnya.
 
 
 
R24/adi/gma
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru