riau24 Parah........Riau Masih 'Dikepung' Kebakaran Lahan dan Hutan | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Riau

Parah........Riau Masih 'Dikepung' Kebakaran Lahan dan Hutan

0
Berita Riau -  Parah........Riau Masih 'Dikepung' Kebakaran Lahan dan Hutan
 
Pekanbaru, Riau24.com - Setakat ini sudah memasuki H-2 Lebaran, namun di Provinsi Riau masih ada lahan dan hutan terbakar. Kondisi itu setidaknya menimbulkan kabut asap atau udara yang 'kabur' dan terancam tidak sehat.
 
"Sesuai itu data dari stalet NOAA. Senin (4/7) terdata akan hotspot di wilayah Provinsi Riau ini sekitar 15 pada pagi hari tersebar untuk di 4 kabupaten. Dan untuk jumlah terbanyak di daerah Pelalawan 10 titik," sebut Kepala BPBD Provinsi Riau Edward Sanger, Senin (4/7),
 
Penegasan itu disampaikan ketika dihubungi selulernya. Dikatakanya bahwasa, selain di Pelalawan ada terpantau di Rohil 3 titik, Meranti 1 titik, dan Bengkalis 1 titik. Kalau secara umum itu cuaca di wilayah Riau inipun cerah hingga berawan dan juga berpotensi hujan ringan.
 
Disinggung kini sudah memasuki H-2 Lebaran 1437 H, tetapi akan kondisi Karlahut masih tetap saja terjadi di Provinsi Riau. Kondisi ini diakui Edward, bahwasa sejumlah daerah masih ada Karlahut, tetapi upaya pemadaman dan penindak tegas akan terus dilakukanya tim.
 
Untuk diketahui, pada sebelum ini juga terdata hotspot di Riau yaitu 26. Dan, untuk seluruh Sumatera itu pada hari Minggu (3/7) terdata sebanyak 245 hotspot. "BMKG ini merilis jumlah hotspot se- wilayah Sumatera sebanyak 245, di Riau ada 26," sebut Sugarin, Minggu.
 
Kepala BMKG Pekanbaru ini juga menegaskan, yang terbanyak ada Provinsi Sumut ada 112, Sumbar ada 47, Aceh ada 29, serta Riau sebanyak 26. Kemudian Bengkulu ada 15, Jambi ada 10, Sumsel itu ada 4, Lampung ini 2 hotspot. Hal penanganan tetap dilakukan tim.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru