riau24 "Peralatan Sholat Idul Fitri Kami di Lapangan IPRS Sidomulyo ini Disita Lanud Roesmin Nurjadi" | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Pekanbaru

"Peralatan Sholat Idul Fitri Kami di Lapangan IPRS Sidomulyo ini Disita Lanud Roesmin Nurjadi"

17
Berita Riau -
 
Pekanbaru, Riau24.com - Akibat tidak kian jelasnya permasalahan status lahan diantara masyarakat dengan Lanud Roesmin Nurjadin. Hal ini berbuntut dengan larangan adanya aktifitas masyarakat. Jika ada kegiatan, harus mengajukan surat permohonan ke Lanud.
 
Sehingga, kalau tidak ada ajukan permohonan maka berdampak ini penggusuran. Seperti, hal dialami
warga berada di sekitaran Lanud. Dimana, peralatan untuk kegiatan Sholat Idul Fitri 1437 H ini, sudah disita pihak Lanud. Penyitaan itu, dipimpin lansung oleh Komandan Lanud Roesmin Nurjadin.
 
"Panitia memang merencanakan untuk Idul Fitri 1437 H, memakai lapangan Ikatan Pemuda Remaja Sidomulyo (IPRS) yang berada di dekat SMPN 8 dan SMAN 9. Tapi peralatanya prasarana sholat Idul Fitri, yang kami pasangkan disitu malah dibongkar. Lebih parahnya itu disita," sebut Suyatno.
 
Ini diungkapkannya Ketua RW 01 disaat menghubungi Riau24.com, Selasa (5/7) malam. Dikatakanya, peralatan yang disita itu diantara lain ada podium, serta tenda dan juga tali-tali pembatas yang telah terpasang. Pembongkaran, serta penyitaan itu, tentunya membuat rasa kekesalanya warga.
 
Diakui oleh Suyatno, sebahagian warga sempat emosi dengan atas tindakan dilakukan Lanud. Sebab saat itu, panitia sudah persiapkan berkas surat permohonan kepada pihak Lanud tersebut. Tetapi, saat itu panitia memang belum sempat menyerahkanya, malah keburuan dibongkar paksa Lanud.  
 
"Memang lokasi itu ada disepakati untuk pelaksanaannya Sholat Idul Fitri 1437 H, oleh umat Islam. Hal pembongkaran dan juga disitanya peralatan tersebut, memang buat warga khususnya panitia merasa marah. Tetapi, dapat dihindari hal tidak diinginkan. Sholat pun dialih ke masjid," ujar Suyatno.
 
Dikatakannya, jemaah dari Masjid Nurul Amal memang ingin adanya Sholat Idul Fitri di lapangan IPRS tersebut. Ini jauh hari sebelumnya sudah diwacanakan Ketua Panitia Sholat Idul Fitri, Sulaiman. Tetapi, ini tidak diizinkannya pihak Lanud Roesmin Nurjadiin. Dan peralatan Masjid Nurul Amal disita.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Suro Bodong¹¹¹
Rabu, 13 Juli 2016 14:16 wib
Bagaimana Solusinya Menurut Pemko Pekanbaru dan Pemda Riau berkaitan dengan Perluasan Lanud Rosmin Nurjadin sesuai dengan Skep Gubernur Riau ... Sementara sebagian besar Tanah Warga berstatus SHM ... ??? Ketika TNI yang seharusnya Melindungi Warga Negara ... Salam ... Salam ... Terima Kasih ...
MZ
Rabu, 13 Juli 2016 13:03 wib
Jangan dijadikan agama sebagai tameng untuk membenarkan hal yang tidak benar,jangan pula kita membenarkan biasa tetapi marilah kita belajar membiasakan yang benar, Allah Swt saja menggunakan jalur prosedur melalui utusan malaikat-Nya,padahal Dia sendiri mampu mengatur-Nya oleh karena itu masyarakat yang baik adalah masyarakat yang taat hukum dan aturan serta kebijakan,saya punya prinsip apabila ada masalah dilapangan marilah kita kroscek terlebih dahulu, sebelum mengeluarkan stetmen, apalagi unt
Rizwar
Senin, 11 Juli 2016 11:17 wib
Terkait dengan hal ini, kami coba sampaikan beberapa informasi mengenai apa yang sebenarnya yang terjadi, 1. Sebagai tempat yang berada di wilayah Lanud Roesmin Nurjadin, dalam hal ini wilayah Ring III Lanud Rsn, faktor keamanan tentu harus diperhatikan, sehingga apapun bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan dan berhubungan dengan keramaian sudah seharusnya meminta izin terlebih dahulu kepada Lanud, namun Warga yang ingin melaksanakan kegiatan ini belum membuat surat resmi untuk meminta izin ke
Erman
Senin, 11 Juli 2016 11:04 wib
Peralatan shalat 'id Kok disita di pimpin Danlanud lagi,, ini perlu komentar komandan Ni... masalahnya kok mereka masih sempat menyita, padahal sibuk menjaga negara
Silitonga
Senin, 11 Juli 2016 10:56 wib
Apapun tindakan Lanud, itu baik untuk keamanan negara,,karena pemahaman baru sebatas kepentingan
Rizal
Jumat, 08 Juli 2016 13:51 wib
beritanya indak joleh ko
Bambang
Jumat, 08 Juli 2016 13:37 wib
jangan keburu menghakimi, coba di cek dulu, sudah ditelusuri belum kejadiannya, ko beritanya hanya sepihak aja, gak ada pernyataan dari Lanudnya,
Rendi
Jumat, 08 Juli 2016 10:39 wib
wahh...beritanya gak jelas nih, gak berimbang, setau saya kalo berota tuh harus cover both side, atau dari dua belah pihak. hati-hati jangan terprovokasi, mesti di cek dulu kebenaaraannya nih...
Rini
Kamis, 07 Juli 2016 23:22 wib
Astaugfirullah....itukan kegiatan keagamaan bukan pulak hurahura. Mbok ya di dukung kegiatan yg baik malah kyak gtu. Gak abis pikir saya sma mereka2. Kata abdi negara, kok malah ngeresahin masyarakat.
Abdul
Rabu, 06 Juli 2016 05:14 wib
hari yang fitri jadi hari yang penuh dengki, karena kejadian ini
Kadir
Rabu, 06 Juli 2016 05:12 wib
kalau memang itu tanah lanut, bongkar saja sekolah yang ada didalam
Selamet
Rabu, 06 Juli 2016 05:11 wib
pemerintah yang harusnya jadi penengah, justru pura-pura tidak mendengar apa memang tuli
Adnan
Rabu, 06 Juli 2016 05:11 wib
meleset itu
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru