riau24 Anak "Rantau" Kecewa, Lebaran di Pekanbaru Kok Bersampah | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Pekanbaru

Anak "Rantau" Kecewa, Lebaran di Pekanbaru Kok Bersampah

0
Berita Riau -  Anak

Pekanbaru, Riau24.com- Telah memasuki hari raya Idul Fitri 1437 H, beberapa titik jalan di Pekanbaru masih digunungi sampah bahkan hingga memakan badan jalan.


Berdasarkan pantauan Riau24.com, sampah yang menggunung ini terlihat di beberapa titik seperti Jalan Cempaka, Jalan Jenderal, Jalan Soekarno Hatta dan Jalan HR Soebrantas.


Salah satu warga, Edo menyatakan kekecewaannya terhadap kondisi Pekanbaru saat ini. Pasalnya, ia yang baru saja kembali dari perantauan merasa miris melihat lingkungan dan beberapa jalan yang dilewatinya terdapat sampah yang menumpuk.


"Beberapa hari lalu saya baru balik lagi ke Pekanbaru. Saya laget aja kok banyak sampah sampai hampir nutup jalan. Dalam kondisi lebaran pun sampah masih ada. Miris," ujarnya kepada Riau24.com, Rabu (6/7/2016).


Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru, Zulkifli sebelumnya mengatakan hendak menyelesaikan masalah sampah ini hingga Sabtu (2/7/2016) lalu. Dirinya bersedia dicopot dari jabatan tersebut jika ia tak mampu selesaikan masalah ini. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan lebih lanjut mengenai janjinya tersebut.


"Kalau sampai tanggal 2 saya tidak bisa selesaikan masalah sampah, saya bersedia dicopot," tegasnya beberapa waktu lalu.


Masalah tumpukan sampah di Pekanbaru berawal dari petugas kebersihan yang melakukan mogok kerja karena gaji mereka yang belum dibayarkan selama dua bulan yakni April dan Mei.


Sebanyak empat kali kantor walikota Pekanbaru diseruduk oleh puluhan masa dari petugas kebersihan dan mahasiswa untuk melakukan aksi demo. Pada setiap aksi, tututan mereka hanya satu yaitu pelunasan gaji.


Pekan lalu, pada aksi terakhirnya petugas kebersihan melakukan aksi dengan mendirikan tenda dari terpal berukuran sekitar 3x3 meter dan menginap di tenda tersebut hingga gaji mereka dibayarkan.


Selama dua hari melakukan aksi itu, akhirnya masalah pembayaran gaji mendapat titik terang. Anggaran sejumlah Rp1,2 miliar diserahkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kepada PT Multi Inti Guna (MIG) yang seluruhnya digunakan untuk pembayaran gaji petugas kebersihan.


Namun ternyata petugas kebersihan hanya mendapat gaji satu bulan kerja yakni bulan April saja dan sisanya dijanjikan akan dibayarkan setelah lebaran. Tapi setiap petugas mendapatkan gaji yang tidak merata jumlahnya. Ada yang mendapat Rp2 juta dan paling kecil Rp400 ribu.


Menanggapi hal itu, petugas kebersihan merasa tidak terima dan kembali 'naik pitam'. Kini, mereka tengah mempertimbangkan untuk melaporkan pihak PT MIG kepada kepolisian untuk mengusut anggaran yang dicairkan untuk pembayaran gaji mereka tersebut.


R24/uci
Berita Riau 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru