riau24 Dengan Anggaran Yang Minim, Tetap Mampu Laksanakan Festival | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Kuantan Singingi

Dengan Anggaran Yang Minim, Tetap Mampu Laksanakan Festival

0
Berita Riau -  Dengan Anggaran Yang  Minim, Tetap Mampu Laksanakan Festival

Kuansing, Riau24.com – Penyelenggaran Festival Perahu baghanduang yang di taja oleh masyarakat adat kenegerian lubuk Jambi kecamatan Kuantan Mudik, sangat perlu di beri apresiasi.

Karena dengan anggaran minim dan tanpa dianggarkan oleh APBD Kuansing, ternyata mampu melaksanakannya yang diikuti sebanyak 14 buah perahu baghanduang yang berasal dari utusan desa, mesjid dan surau.

Hal tersebut disampaikan ketua Panitia, Herman Susilo, S.Sos, M.Si dalam laporan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, Kegiatan ini terselenggara atas partisipasi dan dukungan dari masyarakat adat kenegerian lubuk jambi, tanpa ada anggaran dari pemerintah melalui Dinas Pariwisata.

Bahkan dalam penyelenggaraan Festival perahu baghanduang ini, membutuhkan dana sebesar Rp. 56 juta, akan tetapi pihak panitia hanya mampu mencapai Rp. 46 juta yang berarti masih tekor Rp. 10 juta lagi,“ ujarnya.

"Kegiatan ini kita laksanakan secara swadaya diselenggarakan masyarakat, dari swadaya itu terkumpul dana sebesar Rp 46 juta, dan masih tekor sebesar Rp 10 juta," Paparnya.
Oleh karena itu, pihaknya berharap agar Pemkab Kuansing memiliki perhatian, agar festival perahu baghanduang dapat dianggarkan dalam APBD Kuansing nantinya, " harapnya.

Seiring hal tersebut, salah satu ninik mamak yang bergelar Datuk Malakemo, Drs. Rustam Mahmud dalam Sekapur Sirih menyampaikan, "Walaupun Festival Perahu Baghanduang ini merupakan tradisi budaya dari masyarakat Lubuk Jambi, akan tetapi ini merupakan aset wisata budaya bagi Kabupaten Kuantan Singingi", ujarnya.

Festival perahu Baghanduang diselenggarakan setiap tahun, akan tetapi selama ini tidak ada perhatian dari pemerintah selama ini. Buktinya sejak beberapa tahun lalu tradisi ini sempat tersendat, dan sangat membutuhkan perhatian dari Pemkab Kuansing, makanya berharap kepada Bupati dan wabup Kuansing untuk dapat mengganggarkannya dalam APBD Kuansing melalui Dinas Kebudayaan pariwisata Pemuda dan Olahraga.

"Kita tahu, bahwa tradisi budaya itu tak lekang oleh dan tak lapuk oleh hujan, namun dalam pelaksanaannya banyak mengalami kendala. Karena diselenggarakan oleh sumbangan sukarela per individu masyarakat saja,” paparnya.

Oleh karena itu, tradisi budaya yang dimiliki oleh masyarakat kenegerian Lubuk Jambi, sangat perlu perhatian pemkab kuansing, agar nantinya mampu menjadi kalender wisata baik di provinsi Riau maupun nasional setelah event pacu jalur.



R24/dev/zar 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru