riau24 Buruh Kebersihan eks PT MIG Heran Mengapa Pembagian Gaji Tak Merata | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Pekanbaru

Buruh Kebersihan eks PT MIG Heran Mengapa Pembagian Gaji Tak Merata

2
Berita Riau -  Buruh Kebersihan eks PT MIG Heran Mengapa Pembagian Gaji Tak Merata

Pekanbaru, Riau24.com- Buruh kebersihan eks PT Multi Inti Guna (MIG) mengatakan hingga kini gaji merek belum lunas dibayarkan oleh pihak perusahaan. Sebelum lebaran Idul Fitri memang sudah dibayar untuk satu bulan, namun tidak penuh dan pembagian gaji tersebut juga tidak merata. Hingga kini mereka tidak tau apa penyebab pembagian gaji yang tidak merata itu.


"Sampai sekarang masih ada buruh yang cuma menerima Rp400 ribu, ada juga yang Rp2 juta. Tapi sampai sekarang kami tidak tau alasan mengapa ada yang begitu kecil dan pembagiannya juga tidak merata seperti ini," ujar salah satu perwakilan buruh, Gober.


Namun ketika dikonfirmasi kepada pihak PT MIG, mereka mengatakan pihaknya telah melakukan pembayaran penuh pada bulan April dan setengah bulan Mei atau satu setengah bulan. Artinya tunggakan mereka pada buruh, menurut direksi PT MIG hanya setengah bulan saja.


General Manager PT MIG, Yudi Syarifuddin menjelaskan bahwa ada kesalahpahaman antara buruh dan direksi manajemen PT MIG sehingga terjadi perbedaan penghitungan besaran upah ini.


"Tunggakan pada bulan April sebagian sudah kita dibayar dengan menggunakan uang talangan sebesar Rp700 ribu pada masing-masing orang," jelas Yudi.


Yudi menilai uang talangan yang pihaknya keluarkan ini tak dihitung oleh para buruh. Dana inilah yang menjadi perbedaan kalkulasi antara keduanya.

"Karena anggaran dari DKP belum dicairkan, pihak kami menalangi upah April yang menunggak sebesar Rp700 ribu. Karena waktu itu butuh sudah mulai melakukan protes kepada kami," jelas Yudi.

Total ada sebanyak 407 buruh kebersihan yang dipekerjakan PT MIG. Sebanyak 325 merupakan mantan buruh DKP yang alihkan ke PT MIG, sedang sisanya PT MIG melakukan perekrutan mandiri.

Beberapa waktu lalu Pemko Pekanbaru mencairkan anggaran sebesar Rp1,25 miliar lebih kepada PT MIG yang disepakati seluruh anggaran tersebut digunakan untuk membayarkan upah buruh yang menunggak tersebut.

"Dari uang tersebut lah kami lunasi upah tunggakan bulan April yang sebelumnya sudah kami bayar dulu sebagian dengan uang talangan perusahaan. Sisanya kami lalu membayar untuk bulan Mei tapi tidak penuh," sebut Yudi.


R24/uci
Berita Riau 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Intan
Jumat, 15 Juli 2016 09:30 wib
laki kami sdh pening ne
Lempe
Jumat, 15 Juli 2016 09:30 wib
tlong la perhatikan kami yg buruh ne
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru