riau24 Aherson: Pemprov Riau tak Mau Terima Setorannya Deviden Hotel Arya Duta, Ada apa Ini ? | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Riau

Aherson: Pemprov Riau tak Mau Terima Setorannya Deviden Hotel Arya Duta, Ada apa Ini ?

0
Berita Riau -  Aherson: Pemprov Riau tak Mau Terima Setorannya Deviden Hotel Arya Duta, Ada apa Ini ?
 
Pekanbaru, Riau24.com - Sudah sejak tahun 2012 laku, pengelola Hotel Arya Duta di Pekanbaru ini tidak lagi menyetor deviden pada Pemprov Riau. Setoran tersebut, seiring pihak pengelola memakai lahan milik Pemprov yang berada di Jalan Diponegoro.
 
Dalam kontrak itu, ada dibuatkan setoran deviden yaitu sebesar Rp 200 juta per tahun. Diberhentikan setoran tersebut, karena adanya surat dari Sekdaprov Riau ketika itu menyetop penyetoran deviden, maka berkelanjutan hingga disaat ini Hotel Arya Duta tidak setorkan deviden. 
 
"Diketahui, pihak Hotel Arya Duta selama tiga tahun belakangan ini sudah ada niatan menyetor dana deviden. Tetapi anehnya diketahu pula, bahwa Pemprov Riau dalam hal ini yang tidak bersedia terima setoran deviden tersebut. Kondisi demikian tanda tanya kami," kata Aherson.
 
Ketua Komisi C DPRD Riau inipun mengatakan, pada awalnya pihak DPRD Riau ini menduga bahwasa manajemen Hotel Arya Duta yang tidak bersedia membayar deviden tersebut. Tetapi setelah hal terkait ditelusuri, ternyata Pemprov Riau yang tidak bersedia menerima. Ini disesalkan.
 
"Tidak adanya deviden dari Hotel Arya Duta itu, selama tiga tahun belakangan diterima Pemprov ini ternyata kesalahan dari pihaknya BPKAD Riau. Sehingga lenyaplah deviden yang sekitar Rp 200 juta pertahun tersebut. Kalau ini dikali 
tiga tahun, berarti sekitar Rp 600 juta," ujarnya.
 
Aherson juga Ketua Fraksi Partai Demokrat ini, mengatakan, tentu dengan penolakkan oleh BPKAD Riau tersebut sangat disesalkan. Apalagi, BPKAD menolak dengan alasan pada masalah administrasi pembayaran. Dikarenakan itu tak menerima.
 
Dimana penjelasan BPKAD yaitu adanya pemindahan kewenangan pengelolaan akan Hotel Arya Duta tersebut dari Pemprov Riau pada BUMD. Sehingga, akan ketakutan
menjadi temuan. Maka, dalam ini sangat disayangkan sikap BPKAD Riau dengan tidak menindaklanjut hal tersebut.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru