riau24 Komisi IV Gelar Rapat Dengar Bersama RSUD Inhil Terkait Meniggalnya Seorang Pasien Bayi | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Indragiri Hilir

Komisi IV Gelar Rapat Dengar Bersama RSUD Inhil Terkait Meniggalnya Seorang Pasien Bayi

0
Suasana saat rapat dengar bersama antara DPRD dan pihak rumah sakit
Berita Riau -  Komisi IV Gelar Rapat Dengar  Bersama RSUD Inhil Terkait Meniggalnya Seorang Pasien Bayi

Inhil, Riau24.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi IV Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengelar rapat dengar pendapat bersama pihak Rumah Sakit Umum Daerah Purihusada (RSUD PH) Tembilahan, terkait meninggalnya pasien bayi yang dianggap kelalaian pihak rumah sakit. Acara dengar pendapat sendiri dilaksanakan pada Senin (18/7/2016).

Pada rapat dengar pendapat yang dipimpin ketua komisi IV, Ardianto yang didampingi Herwanisitas tersebut direktur RSUD PH Tembilahan menjelaskan meninggalnya pasien bayi yang baru saja dilahirkan dikarenakan sang ibu memiliki riwayat Polihidramnion yakni cairan ketuban yang terlalu banyak.
Sementara itu sang buah hati mengalami 'sindrom down' merupakan kelainan genetik yang saat itu kondisinya pasien bayi semakin melemah pasca lahir.

Lanjutnya, adanya anggapan pihak rumah sakit mencoba mengulur-ulur waktu operasi kelahiran saat itu dijelaskan Dr Irianto hal itu dilakukan karena pasien dianggap belum cukup waktu untuk melahirkan dan pada saat yang bersamaan adanya pasien yang harus didahulukan.

"Kita (dokter, red) undur karena ada pasien lain yang harus didahulukan yang lebih gawat, akibat keterbatasan ruang oprasi," jelas Irianto.

Lanjutnya lagi, RSUD PH Tembilahan berencana akan membangun ruangan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) khusus perawatan bayi dan anak yang dianggap cukup rentan perawatannya.

Sementara itu Ketua Komisi IV Ardianto mengatakan dengan kekurangan ruangan opersi yang dialami RSUD PH Tembilahan tersebut menjadi dilema tersendiri yang nantinya harus ada perbaikan fasilitas pelayanan.

"Keterbatasan ruangan operasi itu menjadi dilema kita juga, yang harus kita pikirkan," pungkasnya.



R24/dev/rgo
Berita Riau 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru