riau24 DPRD Riau Taja Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Jawaban Fraksi Terhadap APBD 2015 | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Riau

DPRD Riau Taja Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Jawaban Fraksi Terhadap APBD 2015

0
Berita Riau -  DPRD Riau Taja Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Jawaban Fraksi Terhadap APBD 2015
 
Pekanbaru, Riau24.com - DPRD Riau menggelar Rapat Paripurna
Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanan APBD Provinsi Riau Tahun 2015. 
Banyak keluhan akan kenirja dari Pemprov dipaparkan.
 
Seperti dipaparkan Karmila Sari selaku juru bicara (jubir) fraksi Golkar mengatakan, pertama disampaikan kepada Kepala daerah Provinsi Riau, ucapan terimaksih dan apresiasi yang mana telah mendapatkan WTP, kami fraksi Golkar berharap itu dipertahankan dan bahkan harus di tingkatkan.
 
Selanjutnya Fraksi PDIP dengan juru bicara Almainis mengatakan, terimakasih pada kepala daerah telah berikan jawaban terhadap setiap pandangan fraksi. "Kami dari fraksi PDIP sepakat atas jawaban Kepala daerah yang fokus setiap pertanyaan fraksi kami," katanya.
 
Juga diminta kepada Pemerintah yang telah mendapat WTP, akan tetapi itu bukan tujuan utama kita. Apalah arti WTP kalaulah itu tidak ada dampak positif di masyarakat Riau. Maka disampaikan kepada kepala derah untuk terus evaluasi SKPD tidak bekerja maksimal.
 
Sedangkan dari Fraksi Demokrat, disampaikan Edi Mohamad Yatim, bahwa, Fraksi Demokrat menilai Pemprov Riau tidak pandai dalam membelanjakan APBD 2015 yang mana banyak anggaran tidak bisa digunakan. Kondisi ini, tentu bisa menjadi dampak tidak positif bagi masyarakat Riau. 
 
"Kami mohon jawaban konkrit dari Pemerintah Provinsi Riau, yang mana masih rendah nya serapan APBD 2015 Provinsi Riau, kami fraksi Demokrat juga meminta kepada Kepala daerah Riau agar bijak dalam membelanjakan uang tersebut," katanya.
 
Sementara itu Fraksi PAN dengan juru bicara, Syamsurizal berkata, 
Fraksi PAN meucapkan selamat kepada Pemprov Riau mendapat WTP, tetapi itu hanyalah secara admistrasi saja. Karena, hingga kini meningkat angka kemiskinan dan penganguran itu dari tahun ketahun.
 
"Dalam hal pertanggungjawaban APBD 2015, Fraksi PAN memiliki pandangan melihat masih rendah tentang serapan. Dan kami juga menilai adanya ketidak mampuan Pemprov Riau meningkatkan PAD dari tahun ketahun. Selanjutnya, kami melihat tidak masksimalnya kinerja SKPD," katanya.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru