riau24 Restribusi Uang Parkir Di Dumai, Pendapatan Untuk Daerah Nihil | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Restribusi Parkir

Restribusi Uang Parkir Di Dumai, Pendapatan Untuk Daerah Nihil

1
Restribusi Uang Parkir Di Dumai, Pendapatan Untuk Daerah Nihil
Berita Riau -  Restribusi Uang Parkir Di Dumai, Pendapatan Untuk Daerah Nihil

Dumai, Riau24.com - Terkait polemik kutipan uang parkir yang terus diambil para juru parkir di sepanjang jalan protokol yang ada di Kota Dumai, ternyata restribusi kepada kepala daerah hasilnya nihil. Permasalahan kutipan uang parkir ini pun kini bergulir ditengah masyarakat Dumai. 

Menanggapi persoalan tersebut, Johanes Tetelepta selaku Wakil Rakyat di DPRD Dumai mengatakan, tidak dapatnya pemerintah melalui Dinas Perhubungan dalam kutipan retribusi uang parkir tersebut dikarenakan ada aturan pemerintah yang tidak memperbolehkan mengutip retribusi uang parkir pada status jalan nasional.

Baca Juga :
Pendapatan Petugas Parkir Berkurang Bila Tarif Parkir Naik 

Namun demikian, khusus untuk Kota Dumai hampir seluruh jalan protokol di kota berstatus jalan nasional. Akan tetapi SK Mentri PU sudah terbit nomor 290 terkait perubahan status jalan nasional menjadi jalan kota. Disamping itu juga terkait perubahan jalan peraturan walikota juga sudah ada.

“Kata pihak Dishub sudah ada perwako terkait perubahan jalan sesuai SK kementrian tersebut,” ujar Johanes belum lama ini kepada wartawan.

Dalam peraturan kementrian tersebut, kata Johannes, disebutkan bahwa pemerintah harus menganggarkan terlebih dahulu target retribusi parkir sesuai kemampuan APBD di Kota Dumai.

“Misalkan target mampu mencapai 10 miliar setelah berbagi persentase dengan pengelola. Maka pemerintah harus menganggarkan retribusi sebesar target dan diparipurnakan untuk sepanjang tahun berjalan. Itu sudah diatur oleh kementrian keuangan,” terangnya.

Oleh karenanya, lanjut Johannes, pada perubahan APBD mendatang DPRD bersama pemerintah akan berusaha agar retribusi target parkir bisa dianggarkan sesuai aturan kementrian, sehingga mendatang pemerintah bisa mendapat PAD kembali dari retribusi parkir.

Sementara menunggu tahun anggaran perubahan, DPRD berharap masyarakat legowo terhadap tarif parkir yang dibayarkan sebagai rasa terima kasih bagi juru parkir yang sudah menjaga kendaraan.

“Kita upayakan pada APBD perubahan bisa mendapat PAD dari retribusi uang parkir, setelah dianggarkan, oleh karenanya kita minta kerjasama masyarakat,” harapnya.


R24/dev/dik 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Zahra safeea
Kamis, 28 Juli 2016 06:30 wib
kalo kenderaan kita rusak atau hilang di tempat parkir...siapa yg mau tanggung jwb ..krn tukang parkir nya tak ada karcis parkir utk kami sebagai bukti parkir...mikir anda anda pengelola parkir..jngn mau untung nya aja..lagi pun kemana pergi nya uang parkir kami itu...masuk saku kalian kah..??
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru