riau24 Jikalahari: Kapolda Riau Langgar Intruksi Presiden Jokowi | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Pekanbaru

Jikalahari: Kapolda Riau Langgar Intruksi Presiden Jokowi

1
Berita Riau -  Jikalahari: Kapolda Riau Langgar Intruksi Presiden Jokowi

Pekanbaru, Riau24.com- Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) katakan Kapolda Riau, Brigjen Supriyanto telah melanggar intruksi Presiden Joko Widodo.


Pasalnya, Kapolda Riau Supriyanto tak menjalankan dua Intruksi Presiden. Seperti, Intruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2015 yang disebutkan salah satunya, meningkatkab keterbukaan proses penegakan hukum di Kepolisian Republik Indonesia kepada masyarakat.


"Polda Riau tidak melaksanakan aksi keterbukaan proses penegakan hukum kepada masyarakat Riau. Dokumentasi tahapan penegakan perkara kepada masyarakat luas, tidak pernah disampaikan oleh Polda Riau termasuk perkembangan penanganan perkara 11 perusahaan terlibat karhutla," ujar Koordinator Jikalahari, Woro Supartinah.


Selanjutnya, intruksi 18 Januari 2016, saat Presiden Joko Widodo taja Rapat Koordinasi Nasional Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2016 di Istana Negara.


Salah satu isi intruksi tersebut adalah mengenai penegakan hukim. "Jokowi mengintruksikan lakukan langkah tegas pada pembakar hutan dan lahan, baik administrasi, pidana maupun perdata, bukan mengehentikan 11 perkara perusahaan pembakar hutan dan lahan," kata Woro lagi.


Penghentian perkara 11 perusahaan pembakar hutan dan lahan oleh Kapolda Riau Brigjen Supriyanto jelas mendikasikan lemahnya itikad Kapolda Riau dalam penegakan hukum kasus karhutla yang jelas berkontribusi terjadap kerusakan lingkungan, ini sekaligus menunjukkan minimnya dukungan Kapolda dalam melaksanakan Intruksi Presiden terkait keterbukaan penanganan hukum yang ditegaskan oleh pemerintahan Jokowi, lanjut Woro.


"Saatnya Kapolri Tito Karnavian mengevaluasi kinerja Kapolda Riau, jika terbukti tidak melaksanakan Intruksi Presiden, Kapolri semestinya memberi catatan merah kinerja Kapolda Riau," sebut Woro.


Selain itu Jikalahari juga mendesak Jenderal Polisi Tito Karnavian sesuai Intruksi Presiden Jokowi saat pelantikan pada 13 Juli 2016 sebagai Kapolri melakukan reformasi menyeluruh di tubuh Polri, reformasi dari hulu ke hilir sehingga membentuk karakter personil Polri yang berintegritas dan mampu melayani masyarakat dengan baik dan memberantas mafia hukim.


R24/uci

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Mafia Cukong
Rabu, 20 Juli 2016 18:23 wib
Mana bisa, wk wk wk polisi lebih hebat dari anda. Apalagi polisi india
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru