riau24 Kantin di SMPN 3 Rambah Disulap Jadi Ruang Belajar | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Kantin di SMPN 3 Rambah Disulap Jadi Ruang Belajar

0
Kantin di SMPN 3 Rambah Disulap Jadi Ruang Belajar
Berita Riau -  Kantin di SMPN 3 Rambah Disulap Jadi Ruang Belajar

Rohul, Riau24.com - Akibat kekurangan ruangan belajar, puluhan pelajar di SMPN 3 Rambah kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau terpaksa harus menjalani proses belajar mengajar di kantin yang disulap menjadi ruangan belajar.‎

Kepala SMPN 3 Rambah, Japris, S.Pd mengatakan kondisi itu sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir, dimana minat siswa untuk sekolah di wilayah tersebut cukup tinggi, sehingga 3 ruang kelas ditambah ruang labor bahasa tidak dapat menampung siswa.


Baca Juga :
Kekurangan Lokal, Siswa SDN 028 Belajar di Kantor KNPI Rohul 

"Kami sudah berkali-kali mengajukan permohonan ke Pemkab Rohul, melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga, untuk penambahan kelas baru, namun hingga saat ini belum teralisasi. Terpaksa siswa menjalani proses belajar mengajar di kantin sekolah yang dijadikan ruangan belajar," ungkapnya, Kamis (21/7/2016). 

Dia menuturkan, saat ini siswa yang tercatat dari kelas 7 sampai 9 sebanyak 107 orang, dimana pelajar menjalani proses belajar mengajar tidak bisa secara normal, pasalnya sebagian pelajar harus  menjalani proses tersebut di ruangan yang jauh dari kata memenuhi standar lembaga pendidikan yang ada.

“Tak hanya belajar di bekas kantin yang disulap menjadi ruangan belajar, mereka juga sebagian harus belajar di lantai dengan memanfaatkan ruangan labor bahasa akibat kekurangan ruangan belajar,” katanya.

SMPN 3 Rambah, kata Japris saat ini membutuhkan minimal 2 ruang kelas baru, sebab tiga ruangan belajar yang ada ditambah dua ruangan kantin dan labor bahasa yang disulap menjadi ruangan belajar tidak cukup untuk menampung 107 pelajar yang ada. 

“Kami minta Disdikpora Rohul untuk dapat turun dan melihat langsung kondisi sekolah ini. Kasian anak-anak harus belajar ditempat yang jauh dari kata standar pendidikan yang ada,” kata Japris.

Sementara itu, Emi seorang siswa SMPN 3 Rambah berharap dapat menjalani proses belajar mengajar di dalam kelas yang layak seperti sekolah-sekolah pada umumnya, "Saya mau pak bupati melihat ke sekolah kami, kalau kami kekurangan kelas, kami juga ingin belajar dengan tenang di kelas yang bagus," pungkasnya.


R24/dev/ags 

 

 
 
 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru