riau24 Sekolah di Riau Masih Wajibkan Murid untuk Beli Buku, Himbauan Disdik itu 'Macan Ompong' | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Sekolah di Riau Masih Wajibkan Murid untuk Beli Buku, Himbauan Disdik itu 'Macan Ompong'

0
Berita Riau -  Sekolah di Riau Masih Wajibkan Murid untuk Beli Buku, Himbauan Disdik itu 'Macan Ompong'
 
Pekanbaru, Riau24.com- Sekolah negeri maupun swasta, berada di Provinsi Riau ini masih tetap saja mewajibkan pada murid untuk beli buku diterbitkannya penerbit. Dan hal tersebut sudah sering menjadi keluhan bagi wali murid. Padahal, ada larangan pada sekolah.
 
Diketahu, pihak Disdik se Provinsi Riau sudah menegaskan agar hal demikian tidak dilakukan. Disebab ini, memberatkan wali murid. Tapi tampaknya dari pihaknya sekolah tidak mengindahkan. Dan aneh ini yang menjadi himbauan, terkesan seremoni belaka dari Disdik.
 
"Saya selaku wali murid, tentunya tidak dapat menerima dipaparkan Disdik dengan melarang pihaknya sekolah menjual buku. Bukti saja, anak saya ini masih tetap saja itu membeli buku-buku, yang diwajib itu pada salah penerbit ditetapkan pihak sekolah," ujar Hasnan.
 
Pria ini mengungkapkan, hal yang dipaparkan Disdik itu terkesannya seremoni saja. Sebab sampai kini tidak ada ketegasan dari Disdik ini yang memberi sanksi ke sekolah-sekolah melanggar aturan. Maka, hal ini sangat jelas himbauan dari Disdik 'macan ompong' saja.
 
Warga Sukajadi di Pekanbaru ini, mengatakan, anaknya sekolah di salah satu SMAN, namun diwajib membeli buku yang memang tak dijual sekolah. Tetapi dengan cara menunjuk salah seorang siswa di lokal untuk menjadi perantaranya membeli buku dari penerbit.
 
Senada disampaikan Ade Wiman, bahwa yang Disdik itu terkesanya 'macan ompong' terkait sekolah-sekolah jual buku. "Himbauan dari Disdik itu hanya ibaratkan macan ompong. Sebab tidak ada aksinya sama sekali kepada sekolah yang menjual buku," kata Wiman.
 
Dikatakan dia, sekolah-sekolah ini menetapkan kepada pelajar untuk membeli buku yang penerbit telah ditetapkan guru-guru. Dimana hal ini, untuk satu anak saja dibebani wali murid dengan uang buku tadi sebesar Rp600 ribu. Inikan sudah pungli dilakukanya sekolah.
 
Seperti yang diberitakan, Kepala Disdikbud Riau Kamsoel berkata, kalau ada itu sekolah melakukan jual buku. Makanya diminta pada wali murid melaporkan ke Pemda setempat, atau kepada penegak hukum. Dikarena itu pelanggaran halnya ketentuan berlaku.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru