riau24 Komisi A DPRD Riau ini Menduga Pimpinan 'Noviwaldy' Mehambat Rencana Gugatan SK RTRW | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Komisi A DPRD Riau ini Menduga Pimpinan 'Noviwaldy' Mehambat Rencana Gugatan SK RTRW

0
Berita Riau -  Komisi A DPRD Riau ini Menduga Pimpinan 'Noviwaldy' Mehambat Rencana Gugatan SK RTRW
 
Pekanbaru, Riau24.com - Komisi A DPRD Riau menyatakan bahwa SK RTRW yang sudah diterbitkan pihak Pemerintah Pusat tersebut, sangat merugikan kepada daerah ini. Maka, berencana mengajukan gugatan revisi pengesahan untuk SK tersebut.
 
"Kami (Komisi A DPRD Riau, red) berencana melayangkan gugatan atas terbitnya SK RTRW tersebut yang dikarena jelas ini merugikan daerah. Karena dianggap Provinsi Riau dirugikan, maka Komisi A ini sudah bersiap ajukan menggugat kepada tiga instansi terkait," kata Suhardiman.
 
Sekretaris di Komisi A DPRD Riau ini mengatakan, telah merencana bakal melayangkan gugatan yang terkait SK RTRW Riau. Dan surat gugatan sudah dipersiapkan pada MA, PTUN, PN. Tapi, sebelum itu surat dilayangkan, terlebih dahulu diajukan kepada pimpinan DPRD Riau tersebut.
 
Namun sambungnya, hingga kini sudah hampir sebulan pengajuan surat kepada pimpinan Noviwaldy Jusman itu tidak kunjung direspon olehnya. "Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman, terkesan tidak setujui tiga surat gugatan kepada ketiga instansi terkait SK RTRW," ungkapnya.
 
Politisi Hanura ini menambahkan,
padahal surat untuk dilakukannya judicial review kepada MA terkait SK RTRW Riau. Tapi sampai kini, 
surat yang berkaitan dengan SK RTRW Riau belum ditandatangani pimpinan sebagai persetujuannya pihak Pimpinan DPRD Riau, yaitu Noviwaldy.
 
"Hampir satu bulan lebih surat itu disampaikan kepada Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy, tapi belum disetujui, ada apa ini," terangnya. Sehingga, berakibatkan gugatan ke PTUN yang seharusnya dapat ditindaklanjuti itu, maka terpaksa dibatalkan, karena ini melampaui batas maksimal.
 
"Gugatan ke PTUN itu telah kami anggap sudah gugur. Karena hal batas waktu pengajuan gugatan. Dalam aturanya, batas maksimal pengajuan gugatan yakni 90 hari setelah surat diterbitkan instansi terkait. Kini, tinggal harapan pada dua surat lainnya. Diharapkan itu disetujui," ujarnya.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru