riau24 Heboh . . . Warga Gunung Daek, Minta Tempat Bermain Anak di Tutup | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Aneka Zone Tutup

Heboh . . . Warga Gunung Daek, Minta Tempat Bermain Anak di Tutup

0
Suasana rapat warga Gunung Daek, RT 06/13 Tembilahan Kota. Selasa (26/7/2016) malam disalah satu rumah warga
Berita Riau -  Heboh . . . Warga Gunung Daek, Minta Tempat Bermain Anak di Tutup

Inhil, Riau24.com - Mulai gerahnya masyarakat kota Tembilahan dengan beroprasinya wahanan permainan anak-anak yang terindikasi kuat unsur perjudiannya. Tokoh masyarakat jalan Gunung Daek mengelar rapat antar warga. Selasa (26/7/2016) malam.

Rapat yang diikuti sejumlah warga RT 06 RW 13 Gunung Daek, turut dihadiri Lurah Tembilahan Kota tersebut membahas dampak sosial yang ditimbulkan akibat permaian ketangkasan yang menurut warga bisa menimbulkan kerugian hingga ratusan juta perorangnya.

Menurut Wahyu warga setempat menceritakan awal mula berdirinya permainan ketangkasan atau Gelper dilingkungannya tersebut bermula saat salah seorang pengusaha permainan yang meminta izin dibukanya wahana permainan anak-anak.

" Tertulis disana usaha permainan anak-anak, tapi dengan janji apabila tidak sesuai akan kami evaluasi, apalagi apabila ada aduan dari masyarakat," cerita Wahyu.

Namun seiringnya waktu, beroprasinya permainan ketangkasan Aneka Zone tersebut warga mulai protes karena menurut penuturan warga setempat dikatakan Wahyu bukan ditujukan untuk permainan anak-anak dan lebih kuat kehal yang negatif.


Baca Juga : Ketika Anak-Anak Menjadi Pembunuh 


"Katanya permainan anak-anak, tapi disana anak-anak tidak bisa masuk dengan suasana asap rokok yang mengebul," ujarnya.

Sementara itu, Abah Karno yang merupakan tokoh masyarakat setempat juga mengungkapkan kekesalannya, karena menurutnya dampak negatif yang ditembulkan beroprasinya Gelper dilingkungannya tersebut sangat dirasakannya.

"Anak saya kalah hingga ratusan juta, dan saya siap dibaris terdepan untuk menghentikan operasional Aneka Zone bila diperlukan," ucapnya dengan nada kesal.

Sementara itu lurah Tembilahan Kota Rio Aditya Pratama mengatakan akan menyampaikan keluhan warga Gunung Daek tersebut ke kecamatan yang kemudian akan di proses oleh pihak terkait.

Baca Juga : Manfaat Positif Teknologi Untuk Orang Tua dan Anak
 

"Eksekusinya tetap pihak terkait, seperti Satpol PP, Badan Perizinan maupun dinas Pariwista terkait hajat kita bersama," katanya.

Lanjutnya, ia akan tetap berpedoman kepada masyarakat dalam permasalahan ini. Dan ia berjanji akan mengupayakan yang dinginkan masyarakat yakni agar ditutupnya wahana anak-anak yang dianggap menyalahi perizinan awal.



R24/gig/rgo 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru