riau24 Polisi Bengkalis Ungkap Pencurian Dengan Kekerasan Terkait Dana Desa Sungai Linau | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Pencurian Dengan Kekerasan

Polisi Bengkalis Ungkap Pencurian Dengan Kekerasan Terkait Dana Desa Sungai Linau

0
Press Rilis Tersangka Curas ADD Sungai Linau,Kasat Reskrim AKP Sanny Handityo didampingi Kapolsek Siak Kecil IPDA Kasmandar Subekti dan Kasi Pidum IPDA Firman Fadhila, Rabu (27/7).
Berita Riau -  Polisi Bengkalis Ungkap Pencurian Dengan Kekerasan Terkait Dana Desa Sungai Linau

Bengkalis, Riau24.com - Kepolisian resort Bengkalis berhasil mengungkap pencurian dengan kekerasan (curas) Alokasi Dana Desa (ADD) Sungai Linau berjumlah Rp 471 juta di jalan Poros Siak Kecil Kabupaten Bengkalis pada 29 Juni 2016 lalu.


Baca Juga :
Niat Membegal Motor Mahasiswi, Nyawa Melayang 

Hasil penyelidikan, polisi berhasil menangkap eksekutor dan otak pelaku pencurian Anggaran Dana Desa (ADD) Sungai Linau. Masing- masing pelaku berinisial D alias K bertindak sebagai eksekutor.
Sementara pelaku S bertindak sebagai pemantau pergerakan korban dan pelaku F merupakan otak pelaku yang mengetahui pencairan Alokasi Dana Desa (ADD).

Baca Juga :
Lapor Hilang Motor, Begal Sadis Diringkus Polisi
 

Kapolres Bengkalis AKBP Ino Harianto SIK melalui Kasatreskrim AKP Sanny Handityo kepada sejumlah wartawan, mengatakan penangkapan pelaku pencurian dengan kekerasan Anggaran Dana Desa (ADD) Sungai Linau dilakukan ditempat berbeda. Eksekutor diamankan di Medan sedangkan 2 pelaku lainnya diamankan di Siak Kecil.

"Jadi, begitu kita mendapatkan laporan terkait kasus ini, kita langsung ke TKP melakukan penyelidikan. Dalam penyelidikan kita bergabung dengan Polsek Siak Kecil dan kita bagi 2 tim. Pelaku kita amankan secara terpisah, eksekutor D alis K kita amankan di Medan, dan 2 pelaku kita amankan di Sungai Linau,"jelas Kasat Reskrim didampingi Kapolsek Siak Kecil IPDA K.Subekti dan Kasi Pidum IPDA Firman Fadhila, Rabu (27/7).


Pencurian Anggaran Dana Desa (ADD) Dilakukan Secara Matang Dan Terencana
 

Dikatakan Kasatreskrim, pencurian terhadap Anggaran Dana Desa (ADD) Sungai Linau direncanakan pelaku secara matang.

Mulai informasi kapan pencairan Anggaran Dana Desa (ADD), mengundang pemain (pelaku eksekutor) hingga memetakan rute yang akan dilalui korban saat membawa uang Anggaran Dana Desa (ADD).

"Dari pemeriksaan ke 3 pelaku, uang hasil curian telah mereka bagi- bagi. Ada yang mendapatkan Rp 50 juta dan Rp 60 juta. Uang ini mereka gunakan untuk hura- hura, bayar utang, beli sepeda motor hingga untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari," imbuhnya.

"Sedang dari ketiganya, barang bukti yang kita amankan, uang sebesar Rp 23.037.000 dari tangan F dan S, sepeda motor, jaket hitam yang digunakan pelaku pencurian dengan kekerasan serta 3 buah handphone," tambah AKP Sanny.

Baca Juga :
Ada Pencuri Modus Hubungan Seks di Atrium Senen 

Kasatreskrim menyampaikan, akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku lainnya dalam komplotan Anggaran Dana Desa (ADD) Sungai Linau.

"Tidak menutup kemungkinan ada pelaku lainnya dan masih ada TKP- TKP lainnya dari aksi pelaku. Dan pelaku kita jerat pasal 365 dengan ancaman pidana 7 tahun penjara,"pungkas Sanny.

Sebelumnya, 2 korban yang merupakan Bendahara Desa Sungai Linau Kecamatan Siak Kecil kabupaten Bengkalis dirampok oleh OTK yang menggunakan senjata api usai melakukan pencairan Anggaran Dana Desa (ADD) di Bank RiauKepri Bukit Batu.

Korban dicegat para pelaku pencurian dengan kekerasan di jalan Poros Sungai Linau, namun korban sempat melakukan perlawanan.
Pelaku sempat melepaskan tembakan ke udara hingga membuat korban ketakutan dan menyerahkan tas berisi uang Anggaran Dana Desa (ADD) berjumlah Rp 471 juta kepada pelaku.



R24/dev/yus 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru