riau24 DPRD Riau Indikasikan Puluhan Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit yang Beroperasi Ilegal | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

DPRD Riau

DPRD Riau Indikasikan Puluhan Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit yang Beroperasi Ilegal

0
DPRD Riau Indikasikan Puluhan Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit yang Beroperasi Ilegal
Berita Riau -  DPRD Riau Indikasikan Puluhan Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit yang Beroperasi Ilegal
Pekanbaru, Riau24.com - DPRD Riau setakat ini melalui Komisi A, mendata ada sebanyak 70 pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (PKS), didaerah ini yang beroperasi tidak memiliki izin atau ilegal. PKS yang demikian jelas merugikan daerah.
 
"Saat ini, kami mendata dari hasil kerja di Pansus Monitoring Lahan. Bahwa, ada sebanyak 70 PKS di Provinsi Riau ini yang ilegal. Maka hal ini, jelas-jelas telah merugikan daerah. PKS demikian harus bisa ditertibkan dengan segera. Sebab ini ilegal," ujar Suhardiman Amby.

 Baca Juga : Dikabarkan, Anggota Komisi C DPRD Riau Kunker ke Luar Negeri
 
Sekretaris di Komisi A DPRD Riau ini, mengatakan, ada PKS seperti itu berada di sejumlah kabupaten/kota. Dan disinyalir keberadaanya PKS demikian dapat menampung hasil sawit dari pada perambahan hutan secara ilegal. Nanti, sesuai aturan dikomunikasi ke pimpinan.
 
Lebih lanjut dipaparkan dia, kalau masalah tersebut memang harus dibicarakan terlebih dahulu hal itu pada pimpinan. Maka, wewenang kebijakkan tersebut dipercayakan pada pimpinan. Karena, tentunya ini sebelum ditindaklanjut anggota DPRD Riau terhadap ada kasus.

Baca Juga : Waduh........Perjokian Perjalanan Dinas di DPRD Riau, Diduga Lagi Marak 
 
"Dari data 225 PKS beroperasi di Provinsi Riau, ada sekitar 70 PKS diduga ilegal karena tidak memiliki izin. Ini juga berdasarkan hal data yang kita terima sesuai di Pansus Lahan. Makanya, data-data yang didapat tersebut ditindaklanjut ke Pimpinan DPRD dulu," sebutnya.
 

 
R24/gig/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru