riau24 Keluarga Terpidana Mati Pudjo Lestari Sampai Saat Ini Yakin Pudjo Hanyalah Tumbal | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Eksekusi Mati

Keluarga Terpidana Mati Pudjo Lestari Sampai Saat Ini Yakin Pudjo Hanyalah Tumbal

1
Agus Hadi dan Pudjo Lestari, Dua Terpidana Mati Yang Batal Dieksekusi Dini Hari Tadi
Berita Riau -  Keluarga Terpidana Mati Pudjo Lestari Sampai Saat Ini Yakin Pudjo Hanyalah Tumbal

Meranti, Riau24.com - Keluarga terpidana mati Pudjo Lestari (42) yakin bahwa Pudjo hanyalah dijadikan tumbal. Karena, ia dijadikan terdakwa bersama kedua rekannya yang lain yakni Suryanto alias Ationg (53) dan Agus Hadi alias Oki (53) setelah kedapatan membawa tas titipin dari seorang warga Malaysia, yang ternyata berisikan 28 ribu pil ekstasi.

Kini pihak keluarga hanya bisa pasrah. Sebab sebelumnya, segala cara sebelumnya sudah dilakukan oleh keluarga Pudjo, antara lain permohonan grasi dan Peninjauan Kembali (PK), walaupun hasilnya nihil.

Saat ketiga warga Batam ini dipindahkan ke Nusakambangan ternyata menarik perhatian warga Batam. Ketiganya dipindahkan karena dua diantaranya akan dieksekusi mati pada Jum'at dini hari tapi ternyata dari daftar yang akan dieksekusi, Pudjo dan Agus Hadi batal dieksekusi.

Baca Juga : Eksekusi Mati 4 Gembong Narkoba Gemparkan Dunia
 
Ketiga terpidana ini diketahui dulunya bekerja sebagai awak kapal. Namun, mereka dijebak dengan dititipi tas oleh orang Malaysia yang ternyata isinya puluhan ribu pil ekstasi.

Info ini didapat dari salah satu mantan Napi yang dulunya sempat menjalani sidang pada tahun 2007 silam, bersamaan dengan ketiga narapidana penyelundupan narkoba tersebut. 

Bahkan teman satu sel dua narapidana yang akhirnya divonis hukuman mati tersebut menceritakan awal ketiganya masuk penjara. Diceritakan, sejak awal persidangan, ketiganya mengalami syok berat.

Baca Juga : Habibie Surati Jokowi, Minta Eksekusi Mati Zulfiqar Ditunda

Pudjo diceritakan sering muntah-muntah setiap kali hendak menjalani sidang.  Dan sang kapten kapal, Agus Hadi alias Oki hilang selera makan. 

Tertangkapnya Pudjo merupakan pukulan berat bagi keluarga. Karena Pudjo yang merupakan tulang punggung keluarga, membuat kehidupan ekonomi keluarganya kacau balau. 

Kini kedua anak Pudjo kini diasuh oleh keluarga adik perempuan Pudjo yang tinggal di Meranti. 

Adik perempuan Pudjo Lestari ini juga menilai jika putusan hakim Pengadilan Negeri Batam pada 13 Agustus 2007 lalu sangat berlebihan, pasalnya ia yakin jika abangnya hanya korban dari sindikat narkoba. 

"Setelah grasi ditolak presiden Joko Widodo dan PK ditolak oleh MA pada 2015 lalu, seluruh harapan kami telah hancur. Saat ini saya hanya berharap adanya mukjizat dari tuhan," ujar warga Kelurahan Selatpanjang Selatan, Kecamatan Tebingtinggi ini. 


R24/ndi

 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Irwan_guder@yahoo.com
Rabu, 03 Agustus 2016 13:04 wib
Hukum di indonesia hrus ditegak kan sekuat mungkin.tapi jngan narkoba aj yg di hukum mati,kasus pembunuhan juga hras dpat hukuman seperti it gan. '?
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru