riau24 Walikota Firdaus Harus Hengkang dari Rumah Dinas 25 Oktober Mendatang | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Pekanbaru

Walikota Firdaus Harus Hengkang dari Rumah Dinas 25 Oktober Mendatang

0
Walikota Firdaus Harus Hengkang dari Rumah Dinas 25 Oktober Mendatang
Berita Riau -  Walikota Firdaus Harus Hengkang dari Rumah Dinas 25 Oktober Mendatang

Pekanbaru, Riau24.com- Setiap calon petahana diwajibkan melakukan cuti pada saat masa kampanye dan cuti tersebut diluar tanggungan negara. Artinya, pejabat yang tengah cuti ini tidak boleh menggunakan fasilitas negara, termasuk rumah dinas.


Peraturan itu tertuang pada Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016. Cuti harus dilakukan saat awal hingga akhir masa kampanye dan bertujuan untuk menghindari penyalahgunaan kewenangannya sebagai kepala daerah maupun wakil kepala daerah selama masa kampanye.


Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, M Noer mengatakan KPU sudah menetapkan bahwa penetapan pasangan calon pada tanggal 22 Oktober. Sedangkan masa kampanye dilakukan 3 hari setelah penetapan pasangan calon tersebut.

Baca Juga :  Besok, Sila Daftarkan Diri Anda Jadi Calon Anggota Panwas Kecamatan Pilwako 2017


"Jadi kita berasumsi Pak Wali akan cuti pada tanggal 25 Oktober 2016 nanti," kata Noer.


Noer mengungkapkan khusus untuk Walikota Pekanbaru, Firdaus pada rentang masa cuti untuk kampanye itu, masa jabatannya akan berakhir. "Jadi waktu dia cuti itu, sekaligus juga habis masa jabatannya. Masa jabatannya habis tanggal 25 Januari 2017," ungkapnya.


Mengenai rumah dinas yang saat cuti nantinya harus ditinggalkan oleh Firdaus, akan dilakukan pemeriksaan oleh inspektorat.

Baca Juga : Pilwako Pekanbaru, Erizal Muluk Tegaskan Golkar Masih Tunggu Hasil Survei Terhadap Balon 


"Pemeriksaan terhadap rumah dinas yang sudah ditempati itu pasti ada, tapi itu internal saja dari inspektorat. Karena Pak Wali masa jabatannya habis 25 Januari tahun depan, jadi pertanggung jawabannya mungkin setelah itu. Tapi kalau nanti ada pejabat yang masuk ya mungkin saja setelah serah terima itu pemeriksaannya, karena kemungkinannya akan ada pejabat sementara," urai Noer.


R24/uci

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru