riau24 Pencabutan Undian Pacu Jalur, Terasa Seperti Final Pacu Jalur Tahun 2011 | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Pacu Jalur Nasional

Pencabutan Undian Pacu Jalur, Terasa Seperti Final Pacu Jalur Tahun 2011

0
Pencabutan Undian Pacu Jalur, Terasa Seperti Final Pacu Jalur Tahun 2011
Berita Riau -  Pencabutan Undian Pacu Jalur, Terasa Seperti Final Pacu Jalur Tahun 2011

Kuansing, Riau24.com – Hasil pencabutan undian pacu jalur Rayon II di Tepian Pantai Desa Lubuk Terentang Kecamatan Gunung Toar, Jum'at (29/7) pada hari kedua bakal saling berhadapan seperti final pacu jalur tahun 2011 lalu di Tepian Narosa Teluk Kuantan.


Baca Juga :
H. Sukarmis Dinilai Berhasil Populerkan Pacu Jalur 

Dimana keduanya saling berhadapan di jalur Puti Mandi Mayang taurai Dari Desa Rantau Sialang Kecamatan Kuantan Mudik vs Jalur Ngiang Kuantan Cahayo Nagori dari Desa Kampung Baru Kecamatan Gunung Toar.
Pertemuan kedua jalur ini tentu saja bakal berlangsung seru, karena serasa pertemuan pada partai final di event nasional Teluk Kuantan tahun 2011 lalu.
 

Namun bukan hanya jalur Ngiang Kuantan Cahayo nagori dengan Puti Mandi Mayang Taurai saja yang bakal seru dan akan hilir pada hilir kelima, akan tetapi pada hilir kedelapan jalur Delima Indah Permata Kuantan (Saik) akan ditantang oleh jalur Duri BRawa Panjang (Pulau Kedundung).


Baca Juga :
Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Bikin Heboh Netizen


Bahkan pada hilir kesembilan jalur Lintah Jalang (Petapahan) juga bakal ditantang oleh jalur Pendekar Panjang Bukik Siguntur (pisang berebus), sementara jalur Selendang Dewa Bukit Keramat (Teluk Beringin) juga bakal ditantang oleh jalur Toduang Biso Rimbo Piako (Pebaun Hilir) pada hilir ke empat belas.

Namun yang jelas pacu jalur rayon II ini bakal seru, dan penuh tantangan untuk menguji jalur-jalur sang jawara di event nasional kembali terjadi dan saling berhadapan. Ini tentu saja sebagai ajang untuk memperlihatkan siapa yang sebenarnya layak menjadi jawara di event nasional Tepian Narosa Teluk Kuantan yang bakal berlangsung pada tanggal 25 - 28 agustus mendatang.

Sebelumnya Bupati Kuantan Singingi, Drs. H. Mursini, M.Si dalam sambutan pembukaan menyebutkan budaya pacu jalur merupakan salah satu dari keragaman dan kekayaan budaya yang tumbuh dan berkembang di negeri tercinta rantau kuantan, negeri yang beradat dan bermartabat.

Pacu jalur yang dimiliki pada saat ini tidak saja mengandung unsur olahraga semata, tetapi juga merupakan produk budaya dan karya seni masyarakat yang mengandung makna tersendiri, yang meliputi : aspek seni ukir, seni tari dan artistik lainnya, ujarnya.

Selain dari pada itu, katanya, budaya pacu jalur juga mengandung makna: philosofi gotong-royong, musyawarah dan mufakat, serta rasa persatuan dan kesatuan yang telah di implimentasikan dalam langkah, perbuatan, sifat dan sikap setiap insan di negeri ini.
"Saya senantiasa berterimakasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, panitia pelaksana dan seluruh masyarakat gunung toar, baik yang dikampung maupun yang dirantau yang telah beriktikad baik, bekerja keras membantu hingga terlaksananya pacu jalur di rayon II (dua ) kecamatan gunung toar," Paparnya.



R24/zar

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru