riau24 3000 Guru di Rohul Belum Terima Dana Hibah Sejak Januari 2016 | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Dana Hibah

3000 Guru di Rohul Belum Terima Dana Hibah Sejak Januari 2016

1
3000 Guru di Rohul Belum Terima Dana Hibah Sejak Januari 2016
Berita Riau -  3000 Guru di Rohul Belum Terima Dana Hibah Sejak Januari 2016

Rohul, Riau24.com - Sekitar 3000 lebih guru Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) dan Madrasyah di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mengakui sejak Januari hingga Juni 2016 atau sejak 7 bulan, tidak lagi menerima dana hibah dari Pemkab Rohul.


Baca Juga :
Bagian Kesra Salurkan Dana Hibah Kepada Sejumlah Penerima


Informasi sejumlah guru MDA dan Madrasyah di Rohul, guru MDA biasanya dana hibah yang dikucurkan Pemkab Rohul, mereka mendapat bantuan Rp250 ribu per bulannya, sementara untuk guru Madrasyah Rp500 ribu per bulannya.

Dana itu, dikucurkan Pemkab Rohul yang disalurkan melalui kas Kementrian Agama (Kemenag) Rohul kemudian disalurkan ke guru-guru MDA dan Madrasyah di Rohul.

Baca Juga :
Aksi PDIP Perjuangkan Dana Hibah dan Bansos

Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Jumat (29/7/2016) yang dikonfirmasi membenarkan, bahwa sekitar 3000 guru MDA dan Madrasyah sudah 7 bulan tidak lagi menerima bantuan dana hibah yang dikucurkan Pemkab Rohul.

Disebutkan Ahmad Supardi, bahwa dengan adanya peraturan baru dari pemerintah pusat, kini dana hibah atau Bansos tidak lagi bisa dicairkan sejak tahun anggaran 2016, sehingga dana Bansos bagi 3000 guru MDA dan Madrasah tidak bisa dicairkan. Maka untuk penganggarannya, akan diubah menjadi dana rutin yang akan dimasukan di APBD Perubahan 2016.

“Sehingga nantinya, dana itu tidak lagi menjadi dana hibah, namun itu akan jadi dana rutin yang secara langsung nantinya disalurkan Pemkab Rohul ke rekening tabungan guru MDA dan Madrasyah, dan tidak lagi melalui Kemenag Rohul lagi penyalurannya,” jelas Ahmad Supardi.

Ahmad Supardi juga mengaku, sejak tahun sebelumnya Pemkab Rohul menganggarkan bantuan bagi 1000 guru MDA sekitar Rp 6 miliar per tahun, sedangkan bagi guru Madrasyah dianggarkan Rp6,5 miliar bagi 2000 lebih guru.

“Nantinya, dari bantuan hibah yang biasanya disalurkan ke guru akan diubah menjadi bentuk bantuan langsung, dan itu dibayarkan langsung oleh Pemkab Rohul melalui dinas terkait ke rekening para guru penerima bantuan. Sebelumnya, dari pemkab Rohul disalurkan ke Kemenag lalu disalurkan ke masing-masing guru,” sebutnya pula.

Para guru, diingatkan agar seluruh guru MDA dan Madrasyah tidak risau, karena anggaran bantuan dari Januari yang belum dibayarkan nantinya akan dibayarkan dalam setahun (12 bulan). Bila dulunya dana hibah dibayarkan per bulan, maka dengan diubahnya bentuk bantuan itu pencairannya dilakukan dalam setahun,” imbau Ahmad Supardi.


R24/ags 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Viagra_online
Rabu, 21 Desember 2016 21:51 wib
Injection of buy viagra online jelly for daily use.
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru