riau24 Panggil Anak dengan Sebutan 'Kakak' atau 'Adik', Berpengaruh pada Psikisnya? | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Jakarta

Panggil Anak dengan Sebutan 'Kakak' atau 'Adik', Berpengaruh pada Psikisnya?

0
Berita Riau -  Panggil Anak dengan Sebutan 'Kakak' atau 'Adik', Berpengaruh pada Psikisnya?

Jakarta, Riau24.com- Dalam keseharian, sering ditemui ketika anak sulung dan bungsu dipanggil orang tuanya dengan sebutan 'kakak' atau 'adik', bukan memanggil nama mereka. Sebenarnya, apakah panggilan tersebut akan memengaruhi psikis si anak?

"Sebetulnya panggilan kakak atau adik itu penanaman mindset aja. Jadi diposisikan anak ini sebagai anak yang lebih tua atau lebih muda saja," tutur psikolog anak dan remaja dari RaQQi - Human Development & Learning Centre, Ratih Zulhaqqi.

Ratih menambahkan jika memang orang tua memanggil nama saja pada si anak ketika sedang berkomunikasi berdua dengan sang anak, itu tak masalah. Namun, ketika sedang berbicara dengan sang adik, boleh sekali jika orang tua membahasakan si sulung kepada adiknya dengan panggilan 'kakak'.

"Misalnya kita ngomong ke adiknya, 'Fahri ini Kakak Aisyah'. Nah, si Fahri sebagai adik tahu dia harus hormat pada kakaknya. Sementara, si kakak juga tahu oh dia sebagai anak lebih tua harus melindungi adiknya," kata pemilik akun twitter @ratihyepe ini.

Berangkat dari pengalamannya, Ratih menyebut ada kliennya yang ketika punya adik dan dibahasakan kakak oleh orang tuanya, si anak justru malah lebih mandiri. Meskipun, menggunakan nama atau panggilan tertentu pada anak memang kembali lagi pada keputusan orang tua dan pastinya disesuaikan dengan situasi.

Bagi anak sulung, bukan berarti juga ia harus selalu mengalah dengan adiknya. Seperti penuturan psikolog anak dan keluarga Anna Surti Ariani, MPsi sebenarnya anak sulung tidak bisa juga terus-menerus diminta mengalah dengan adiknya. Sebab, nantinya si sulung justru sebal dengan adik-adiknya.

"Mengalah memang terkesan seperti berbagi, tapi berbagi dengan adanya paksaan. Padahal, berbagi semestinya tidak dipaksa dan timbul dari keinginan sendiri. Saat anak sulung dipaksa terus mengalah dengan adiknya, selain sebal dia juga justru tidak punya keterampilan berbagi," kata wanita yang akrab disapa Nina ini.

R24/uci/det

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru