riau24 Hampir 4 Tahun Pembiaran pada Stadion Utama Bekas PON Riau | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Hampir 4 Tahun Pembiaran pada Stadion Utama Bekas PON Riau

0
Berita Riau -  Hampir 4 Tahun Pembiaran pada Stadion Utama Bekas PON Riau
Pekanbaru, Riau24.com - Hampir 4 tahun sudah, perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Provinsi Riau. Namun pada pesta olahraga tertinggi di Indonesia itu kini menyisakan kisah pilu. Yaitu, kondisi paling menyedihkan untuk Stadion Utama.
 
Dimana arena PON yang terletak di lingkunganya Universitas Riau, Panam, Kota Pekanbaru ini telah terlihat yang sangat memprihatin.
Pasalnya, terkesn dibiarkan saja dengan tanpa adanya perawatan. Padahal, pembangunan habiskan anggaranya sekitar Rp1,18 triliun.
 
Dulunya disaat PON, itu terbilang megah. Tetapi, sekarang auranya sudah tidak indah lagi dipandang mata. Dimana ini warna gerbang utama menuju ke stadion, sudah pudar dengan cat mengelupas di seantoro dindingnya. Huruf-huruf penamaan stadion tidak utuh lagi.
 
Gerbang loket, dan serta seluruh dinding itu dipenuh coret-coretan. Halaman stadion dipenuhi semak belukar serta ilalang. Dikabarkan itu, terjadi diakibatkanya problem administrasi keuanganya disebab hutang belum dituntaskanya oleh Pemprov Riau pada konsorsium.
 
Terkait kondisi ini, anggota DPRD Riau Muhammad Adil, menyebut, sangat menyesalkan tidak peduli Pemprov Riau terhadap kondisi di Stadion Utama. "Tentu ini, sangat disesalkan sikapnya Pemprov itu. Karena yang terkesan pembiaran Stadion Utama tersebut," ujarnya.
 
Anggota Komisi E DPRD Riau ini, mengatakan, diketika APBD 2016 lalu dalam jelang pengesahannya itu dicoret pihak Bappeda, terkait anggaran perawatan. Padahal ini sangat penting, banyak kegiatan-kegiatan lain yang ada dilakukan. Sehingga kondis memprihatinkan.
 
Politisi Hanura ini pun, menyebut, anggaran perawatan bagi Stadion Utama mesti masuk dalam APBD Riau. Apalagi kondisinya disaat ini sangat memprihatinkan. "Jikalau, tidak dilakukan perawatan. Maka bisa roboh. Dan diharapkan pada APBD P, itu dimasukan," ujarnya.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru