riau24 Kerushuan Tanjung Balai, Walkot : Situi Sudah Aman | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Kerushuan Tanjung Balai

Kerushuan Tanjung Balai, Walkot : Situi Sudah Aman

1
Ilustrasi , Kerushuan Tanjung Balai, Walkot : Situi Sudah Aman
Berita Riau -  Kerushuan Tanjung Balai, Walkot : Situi Sudah Aman

Tanjung Balai,  Riau24.com  - Wali Kota Tanjung Balai, Muhammad Syahrial menyapa langsung warga, pascakerusuhan. Syahrial mengimbau masyarakat untuk menjalankan aktivitas seperti biasa dan terus menjaga keharmonisan.

"Situasi sudah aman dan terkendali, kita diharapkan tidak larut dalam ketakutan. Sebaliknya mari kembali menjalankan aktifitas masing-masing", imbau Syahrial ketika mengunjungi pemukiman warga, Minggu (1/8/2016).

Syahrial mengingatkan agar warga saling menjaga kerukunan, kedamaian dan kebersamaan di tengah hidup bermasyarakat. Pascakerusuhan, katanya, semua pihak hendaknya menjaga kondusifitas.

Baca Juga : Ketua DPR Minta Warga Tanjung Balai Tak Terpancing Provokasi
 

"Mari kita hidup berdampingan tanpa rasa ego, namun harus saling menghargai dan bersama-sama membangun Kota Tanjungbalai yang kita cintai ini," kata Syahrial didampingi Wakil Wali Kota Ismail.

Ikut dalam kesempatan itu, Sekdakot, Kapolres Tanjungbalai, Dandim 0208/AS, Ketua Pengadilan Negeri, Kaden B Brimob Poldasu dan sejumlah pejabat di jajaran Pemkot Tanjung Balai.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan suasana di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) sudah terkendali. Konflik yang muncul sudah diselesaikan. Tito mengatakan, untuk meredam konflik, pihaknya melakukan pendekatan dengan dialog bersama warga setempat. Dialog sudah dilakukan melibatkan Wakapolda, Dandim, Kapolres, Bupati, DPR, dan lain-lain.

Baca Juga : Kerusuhan di Tanjungbalai Sumut, Polisi Imbau Warga Tak Mudah Terprovokasi
 

Hingga saat ini sembilan orang yang diduga terlibat dalam kasus kerusuhan di Tanjung Balai, Sumatera Utara (Sumut) telah ditangkap. Sembilan orang tersebut terdiri dari tujuh orang yang menjarah dan dua orang yang terekam CCTV sedang melakukan kekerasan dalam kejadian kerusuhan yang terjadi di Tanjung Balai.

Tito mengatakan, kerusuhan yang terjadi di Tanjung Balai hanya salah komunikasi warga. Tito menceritakan, kejadian berawal ketika satu orang yang merasa terganggu dengan suara salah satu tempat ibadah.

Baca Juga : Kerusuhan Bernuansa SARA, Vihara dan Klenteng Ludes Dibakar Massa


"Hanya ada kata-kata yang kurang pas. Ketika ada pengeras suara, ada warga yang berbicara agak keras. Kejadian ini sudah diselesaikan ketua lingkungan, tapi terjadi perdebatan, dibawa ke Polsek. Tapi muncul informasi di media sosial yang berbau provokatif. Warga yang terpancing melakukan tindakan sporadis, ada tiga rumah yang terbakar, wihara dan klenteng," jelas Tito.


R24/gig 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Minggu, 19 November 2017 13:58 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/hqMnrKM.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru