riau24 Masyarakat Desa Rantau Binuang Sakti (RBS) Rohul Sejak Tiga Bulan Harus Tempuh Jalur Air | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Rokan Hulu

Masyarakat Desa Rantau Binuang Sakti (RBS) Rohul Sejak Tiga Bulan Harus Tempuh Jalur Air

0
Masyarakat Desa Rantau Binuang Sakti (RBS) Rohul Sejak Tiga Bulan Harus Tempuh Jalur Air
Berita Riau -  Masyarakat Desa Rantau Binuang Sakti (RBS) Rohul Sejak Tiga Bulan Harus Tempuh Jalur Air
Rohul, Riau24.com - Masyarakat Desa Rantau Binuang Sakti (RBS) ‎Kecamatan Kepenuhan Rokan Hulu (Rohul) sudah sejak tiga bulan yang lalu harus menempuh jalur air, akibat akses jalan darat tidak dapat ditempuh dikarnakan mengalami rusak parah. 


Baca Juga :
Bocah 4 Tahun di Kabun Rohul Tewas Seketika Setelah Ditabrak Truk


Padahal jalan merupakan akses penting dalam suatu daerah, yang menghubungkan desa satu dengan yang lainya. Tak jarang masyarakat menginginkan jalan yang bagus demi mendongkrak baik dari segi perekonomian maupun pendidikan.  
 
Namun warga RBS saat ini bisa bernafas sedikit lega, pasalnya pemerintah daerah Rokan Hulu (Rohul) melalui dinas Bina Marga, tengah melakukan perbaikan jalan yang beberapa bulan lalu tidak dapat ditempuh oleh masyarakat menggunakan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. 


Baca Juga :
Rentan Diseleweng, Kajari Rohul Kawal Dana APBD Rohul 2016 

 
Sukri satu diantara warga RBS yang berprofesi ‎sebagai petani ini mengaku sangat senang, senang, perbaikan jalan oleh pemerintah daerah saat ini. Pasalnya akses jalan yang diperbaiki merupakan jalan satu-satunya untuk menuju ke Ibu Kota Kecamatan. 
 
"Sekarang saya bisa lebih cepat ke kepenuhan bang, cuman 1,5 Jam, sebelumnya saat jalan rusak kalau dipaksakan juga bisa mencapai 4 jam," katanya, Minggu (31/7) saat melintasi jalan yang sedang diperbaiki. 
 
Ia menambahkan, jalan yang diperbaiki saat ini juga sangat membantu, baik dari segi ekonomi maupun segi yang lain, seperti hasil kebun dapat diantar kepasar dengan cepat. Sehingga biaya yang dikeluarkan tidak lagi bertambah. 
 
Menurutnya, akibat jalan rusak tersebut perekonomian masyarakat menjadi ‎terhambat, pasalnya hasil kebun sangat sulit di bawa ke pengepul sehingga harganya pun menjadi sangat rendah. 
 
Bukan hanya itu saja, bagi anak-anak RBS yang ingin melanjutkan pendidikan lebih tinggi di ibu kota kecamatan, tentunya sangat sulit bila jalan yang dilaluinya rusak, sehingga jalan merupakan faktor yang paling utama. 
 
"Alhamdulilah sekarang jalan sudah diperbaiki, perekonomian juga sudah sedikit terangkat. Terimakasih Pemkab Rohul," ucapnya. 
 
S‎ementara kepala Desa RBS Pajriamin juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah melalui Bina Marga, karena sudah mulai memperbaiki jalan utama yang menghubungkan desa RBS dan Ulak Patian. 
 
Ia menjelaskan, jalan yang merupakan faktor utama dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Dengan diperbaikinya jalan utama ini, sudah tentu sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomian. 
 
"Jalan yang utama ini panjangnya 9 kilometer (KM), sebelum diperbaiki masyarakat bisa menempuh jarak tersebut dengan waktu 4 jam, sekarang tentunya bisa lebih cepat," jelasnya. 
 
Lebih lanjut dijelaskannya, dengan jalan yang sudah diperbaiki tentunya anak-anak dari RBS tidak perlu lagi mengekos di ibu kota kecamatan bila ingin menuntut ilmu ke jenjang yang lebih tinggi. 
 
Pajriamin memaparkan, jalan RBS sepanjang 9 KM ini selalu digenangi banjir bila musim penghujan. Untuk itulah dirinya meminta kepada pemerintah, bisa sedikit meninggikan badan jalan, sehingga bila musim penghujan jalan tetap bisa dilalui. 
 
"Ya kita berharap bisa ditinggikan dan diberika‎n pasir batu dibadan jalan, sehingga koindisi jalan bisa bertahan," imbuhnya. 
 
Ditambahnya, saat ini pihaknya juga sedang meminta bantuan pasir batu (sirtu) melalui surat permohonan bantuan, sebanyak 1.000 kubik untuk pengerasan jalan, baik dari masyarakat, pemerintah dan PT-PT yang ada di sekitar RBS. 
 
"Ya mumpung ‎saat ini alat berat sedang bekerja, dengan ada sirtu tentu jalan akan semakin baik, namun saat ini dirinya sangat berterima kasih karna pemertah sudah mau memperbaiki jalan kami," harapnya. 

‎Ditempat terpisah, Saparuddin pengawas proyek pengerjaan mengungkapkan, pihaknya sudah sekitar tiga hari melakukan perbaikan mulai dari Simpang PT. SJI hingga ke RBS.
 
"Panjangnya sampai RBS ada sekitar 22 KM, yakni mulai dari simpang SJI samapai ke RBS, pengerjaan jalan ini melalui dana  swakelola, dan alat berat yang diturunkan sebanyak 3 unit," tuturnya.
 
Terkait permintaan masyarakat Rokan Hulu (Rohul) untuk peninggian badan jalan, itu akan dilaksanakan pada tahap dua, untuk saat ini hanya perbaikan jalan, serta pengerasan jalan.


R24/ags 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru