riau24 Muhammad Nakir: Tidak Ada Negara Yang Hebat Gaungnya, Tetapi Pertahanan Negaranya Lemah | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Pekanbaru

Muhammad Nakir: Tidak Ada Negara Yang Hebat Gaungnya, Tetapi Pertahanan Negaranya Lemah

0
Muhammad Nakir: Tidak Ada Negara Yang Hebat Gaungnya, Tetapi Pertahanan Negaranya Lemah
Berita Riau -  Muhammad Nakir: Tidak Ada Negara Yang Hebat Gaungnya, Tetapi Pertahanan Negaranya Lemah

Pekanbaru,   Riau24.com  - Provinsi Riau saat ini menghadapi ancaman non-militer yang dinilai mempunyai kemampuan membahayakan atau berimplikasi mengancam kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara dan keselamatan segenap bangsa.

Seperti yang disampaikan oleh Dirjakstra Ditjen Strahan Kemhan, Brigjen TNI Muhammad Nakir dalam rapat koordinasi daerah tentang penyelenggaraan pertahanan negara dan penataan wilayah pertahanan di Provinsi Riau bahwa Indonesia, khususnya Provinsi Riau hadapi ancaman yang diklasifikasikan menjadi 7 bagian.

"Ancaman itu berasal dari 7 segi yaitu ekonomi, politik, sosial budaya, ideologi, legislasi, teknologi dan keselamatan umum," ujarnya, Selasa (2/8/16).

Baca Juga : Wujudkan Pertahanan Pangan, Petrokimia Kembangkan Benih Padi Unggulan
 

Klasifikasi tersebut yaitu dari ekonomi seperti inflasi, pengangguran tinggi dan infrastruktur yang buruk. Politik seperti demokratisasi, intervensi politik dari luar negeri dan ketidakpercayaan terhadap pemerintah. Ideologi yaitu individualisme, materialisme, radikalisme, anarkisme dan atheisme dan sebagainya.

Selain itu, Sosial budaya yaitu kemiskinan, kebodohan dan konflik SARA. Keselamatan umum yaitu bencana yang sering dialami, pencemaran lingkungan dan premanisme. Teknologi yaitu kejahatan siber, ketergantungan teknologi luar negeri dan dampak negatif TIK. Terakhir legislasi seperti intervensi proses peradilan, duplikasi hukum nasional dan upaya asing kuasai kedaulatan hukum Republik Indonesia.

Baca Juga : Antisipasi Rudal Korut, Jepang Sebar Sistem Pertahanan Udara di Tokyo
 

Oleh sebab itu, perlu adanya pembangunan sistem pertahanan yang perlu di susun skala prioritasnya yaitu peningkatan profesionalisme TNI, Penyiapan dan pengembangan kekuatan rakyat dan pengembangan teknologi pertahanan dalam mendukung ketersediaan Alat utama sistem pertahanan (Alutsista).

"Selain peningkatan profesionalisme TNI, Saya rasa penting adanya bela negara dalam pembangunan pertahanan negara, ketika negara luar tidak perlu, Indonesia perlu itu. Itu wujud kesatuan negara," terang Nakir.

Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan pertahanan negara adalah hal yang penting sebab tidak akan ada negara yang hebat namanya jika pertahanan negara lemah.

Baca Juga : Pertahanan Rapuh, Chelsea Siapkan Pemain Ini Gantikan Terry
 

"Tidak ada di dunia itu, suatu negara yang hebat gaungnya, tetapi pertahanan negaranya lemah," tandasnya.

Rakorda ini dibuka oleh Asisten I Setdaprov Riau, Ahmadsyah Haroefie. Turut pula dihadiri oleh Brigjen TNI Muhammad Nakir, Laksamana Pertama TNI R.M. Harahap, Letkol ADM Sianturi, Mayor Dody dan dimoderatori oleh Kepala Bagian (Kaban) Kesbangpol Provinsi.

R24/ntg

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru