riau24 Pemkab Siak Ingin Nasib Warga Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Diperhatikan | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Terkait Rencana Pemulihan,

Pemkab Siak Ingin Nasib Warga Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Diperhatikan

0
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak Ingin Nasib Warga Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Diperhatikan
Berita Riau -  Pemkab Siak Ingin Nasib Warga Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Diperhatikan

Siak, Riau24.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak tak ingin warga Cagar Biosfer Giam Siak Kecil yang akan direlokasi bernasib sama dengan relokasi di daerah-daerah lain di Indonesia. Yang mana saat relokasi akan berujung rawan konflik dan kesenjangan sosial.


Baca Juga :
Mengenal Taman Nasional Zamrud di Kabupaten Siak


Untuk itu terkait tindak lanjut rencana operasi pemulihan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil oleh Pemerintah Pusat dalam waktu dekat ini, Bupati Siak H Syamsuar memerintahkan jajarannya dilingkungan Pemkab Siak untuk terus menggesa persiapan untuk memastikan nasib warga.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak bersama Polres siap memberikan dukungan terhadap rencana relokasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tersebut, agar terlaksana dengan baik dan lancar. Ujar Syamsuar.

“Minggu depan harus sudah kita cek semuanya. Jadi apabila ada aba-aba dari pusat, kita sudah siapkan semuanya. SKPD dan Camat saya minta proaktif, jangan tunggu instruksi kementerian dulu baru kita bekerja” sebut Syamsuar, didampingi Wabup H Alfedri, Kapolres AKBP Restika P Nainggolan, Dandim 0303 Bengkalis Letkol Wachyu, Kepala Pengadilan Asmudi, dan Kasi Pidum Kejari Siak Willy. 


Baca Juga :
Jokowi Hari Ini Buat Keputusan Yang Buat Pemkab Siak Telan Pil Pahit 


Menurut Syam, operasi pemulihan cagar biosfer ini penting bagi kelestarian konservasi Giam Siak Kecil. Sebab sebagaimana peraturan perundang-undangan berlaku, tidak membenarkan segala aktivitas ilegal termasuk bertempat tinggal disekitar area yang ditetapkan. Namun demikian, Pemkab Siak dikatakan Syam juga memikirkan nasib warga yang harus diungsikan.

“Kerjasama kita diperlukan agar operasi relokasi ini berjalan sebaik-baiknya. Yang perlu dipersiapkan sekarang adalah dimana lokasi rumah huni sementara. Rencana lokasi yang dipersiapkan salah satunya adalah badai penyuluhan di Kecamatan Bungaraya. Tapi kalau jumlahnya lebih dari 200 kepala keluarga, kita harus siapkan alternatif lain misalnya aula Kantor Camat Bungaraya” katanya.

Tak hanya tempat tinggal, Pemkab Siak melalui beberapa pertemuan bersama Forkompinda juga turut mencarikan solusi sumber kehidupan bagi warga relokasi kedepan nanti. Sebab sejauh ini, sudah ada dua perusahaan dari Sinarmas dan April Group yang dilobi Pemkab  Siak agar bersedia mempekerjakan warga.

“PT Balai Kayang Mandiri dan PT Teguh Karsa Wana Lestari sudah bersedia menampung calon karyawan sebanyak 162 orang, masing-masing 81 calon karyawan. Tinggal menunggu verifikasi data dari Pemkab terhadap 162 KK yang akan dikaryakan dari total 445 jiwa yang ada disana” jelas Datuk Setia Amanah ini.

Untuk itu, SKPD terkait dimintas segera mendaftarkan calon karyawan serta mempersiapkan berkas serah terima dengan perusahaan untuk menjamin kepastian sebagai karyawan.

Baca Juga :
Honorer Yang Tidak Lulus Tes Uji Kompentesi Akan Dirumahkan 

“Kesepakatan gaji juga sudah ada, tinggal menunggu data dari kita. Masalah ini harus tuntas, karena itu kita kawal sampai warga relokasi masuk bekerja” tegas Syam.

Selain itu, Syamsuar dalam arahannya menginstruksikan beberapa kecamatan terdekat lokasi relokasi untuk dapat menyediakan lokasi penampungan sementara, sekaligus membantu mencarikan peluang bekerja.

“Nanti tiga kecamatan terdekat dibagi rata bebannya, para camat silahkan saling berkoordinasi” lanjutnya. 

Selain membahas kelangsungan hidup warga yang akan direlokasi kedepan, dalam kesempatan itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak juga menggalang dukungan perusahaan yang ada disekitar lokasi untuk perbaikan akses jalan guna mempermudah operasi pemulihan yang akan dipimpin langsung Direktorat Jendral Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Jalan masuk yang panjangnya 11 kilo itu perlu kita persiapkan. Beberapa perusahaan komit akan  bekerjasama dengan kita mempersiapkan alat berat dan bus serta truk. Saya minta dinas terkait juga turut membantu” tutupnya.


R24/lin 

 
 
 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru