riau24 Imigran Sering Kelayapan, DPRD Riau Ingatkan Kesbangpol Tegas Mengawasi | Berita Riau
Selasa, 19 Desember 2017

Nasib Imigran

Imigran Sering Kelayapan, DPRD Riau Ingatkan Kesbangpol Tegas Mengawasi

0
Imigran Sering Kelayapan, DPRD Riau Ingatkan Kesbangpol Tegas Mengawasi
Berita Riau -  Imigran Sering Kelayapan, DPRD Riau Ingatkan Kesbangpol Tegas Mengawasi
Pekanbaru,   Riau24.com  - Imigran berada di Provinsi Riau, khusus di Kota Pekanbaru ini selayak sudah menjadi perhatian serius. Disebab keberadaanya sudah meresahkan bagi masyarakat. Dikarena sering kelayapan tidak sesuai jadwal izin ditetapkan.
 
Bahkan ada terkesan Kesbangpol selaku instansi berwenang dalam hal ini, lepas tanggungjawab akan permasalahan imigran. Diketahui, data imigrasi ada tercatat sekitar 1.032 orang imigran yang berada di Provinsi Riau. Yaitu, berada di Kota Pekanbaru dan Kampar.
 
"Terkait sering kelayapan imigran ini yang tidak sesuai jadwal telah ditetapkan, maka kami Komisi A DPRD Riau meminta pada pihak Kesbangpol untuk menindak dan mengawasi dengan serius. Yang disebab, itu jelas telah melanggar aturan berlaku," sebut Nasril.

Baca Juga :  Desa Rantau Binuang Sakti (RBS) Kecamatan Kepenuhan Gelap Gulita Selama Berhari-hari, Akibat Genset Terbakar
 
Anggota Komisi A DPRD Riau dari Dapil Kampar ini mengatakan, tak ada alasan bagi Kesbangpol serta instansi lainya untuk menertibkan para imigran tersebut. Sebab, jika dibiarkan demikian terus berlanjut tentunya marwah melayu seakan-akan telah tidak ada artinya.
 
Politisi Demokrat ini mengatakan, kalau memang keberadaan para imigran asal Timur Tengah sudah mulai meresahkan, maka semua itu harus ada sikap ketegasanya dari pemerintah. Cuma disaat ini, ujarnya, masyarakat di Bumi Riau tidak secara tegas menolak.
 
"Masyarakat kita ini masih punya sikap toleransi. Sesuai halnya itu dengan budaya kita, sehingganya mereka (imigran, red) jadi senang berada disini. Kalau di daerah lain imigran ini ditolak. Seperti halnya di Semarang, Medan, Sumatera Barat. Beda di Riau," ujarnya.

Baca Juga : Mahasiswa KKN Kebangsaan 2016 Angkat Pesona Persing Yang Tersembunyi 
 
Menurutnya, banyak para imigran berkeliaran tentu bisa berdampak pada masalah sosial dikehidupan. Diketahui itu hampir 1.000 orang jumlah para pencari suaka yang sudah hampir setahunan di Riau. Bahkan rumah detensi (Rudenim) itu tidak mampu menampung.
 
"Akibatnya ada itu sebagian besar ditempatkan di beberapa tempat pemukiman masyarakat. Disebab diketahui Rudenim over kapasitas penghuni. Belakangan itu, banyak beredar kabar negatif. Selain bisa bebas berkeliaran, mengajarkan Syiah, jadi gigolo," ujarnya, 
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru