riau24 Menggunakan Payung Hitam, Walhi Riau Tuntut Polda Riau Cabut SP3 Karhutla Riau | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Karlahut

Menggunakan Payung Hitam, Walhi Riau Tuntut Polda Riau Cabut SP3 Karhutla Riau

0
Menggunakan Payung Hitam, Walhi Riau Tuntut Polda Riau Cabut SP3 Karhutla Riau
Berita Riau -  Menggunakan Payung Hitam, Walhi Riau Tuntut Polda Riau Cabut SP3 Karhutla Riau

Pekanbaru, Riau24.com- Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Riau siang ini, Rabu (3/8/2016) melakukan aksi diam di depan Tugu Zapin, Pekanbaru. Masa aksi melakukan demo dengan menggunakan payung hitam bertuliskan Copot SP3.


Aksi ini merupakan aksi lanjutan terhadap penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) pada 15 perusahaan yabg terduga melakukan pembakaran hutan dan lahan.


"Kita hari ini melakukan aksi diam. Kita dian saja disini sambil membawa perangkat aksi yang bertulisman copot atau tolak SP3," ujar salah satu anggota Walhi Riau, Fandi, Rabu (3/8/2016).

Baca Juga : Terkait Ada SP3 15 Perusahaan Karlahut oleh Polda Riau, Komisi III DPR RI akan Bentuk Pansus 


Terkait perangkat aksi menggunakan payung hitam, Fandi mengatakan hal tersebut merupakan simbol duka bahwa hingga kini Kapolda Riau, Brigjen Pol Supriyanto belum juga mencabut SP3 tersebut.


"Aksi kali ini kita menggunakan payung hitan yang biasa digunakan oleh masyarakat kita kalau mau ke kuburan. Jadi kita menggambarkan kalau disini kita sedang berduka bahwa sampai sekarang Kapolda Riau belum mencabut SP3 nya," terang Fandi.


Fandi juga mengatakan aksi ini tidak berhenti sampai disini saja. Ia menuturkan akan ada aksi-aksi lanjutan hingga beberapa minggu kedepan.

Baca Juga : Komisi III DPR RI ini Heran Keputusan Polda yang Tetapkan SP3 ke Perusahaan Karlahut  


"Kita akan ada beberapa kali aksi lagi," pungkas Fandi.


R24/uci

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru