riau24 Penerapan Kurikulum 2013 di Rohul Sudah Capai 25 Persen | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Kurikulum 2013

Penerapan Kurikulum 2013 di Rohul Sudah Capai 25 Persen

2
Penerapan Kurikulum 2013 di Rohul Sudah Capai 25 Persen
Berita Riau -  Penerapan Kurikulum 2013 di Rohul Sudah Capai 25 Persen
Rohul, Riau24.com - Hingga tahun 2016 ini penerapan Kurikulum 2013 untuk tahun baru 2016- 2017 disemua sekolah di Rokan Hulu (Rohul) mulai tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) rata-rata sudah mencapai 25 persen.


Baca Juga :
Mengerikan, Begini Kondisi Tubuh Mirna Saat Dibedah

 
“Tahun 2017 ditargetkan bisa 40 persen lagi dilaksanakan oleh sekolah di Rohul, sehingga tahun 2018 kita harapkan penerapan Kurikulum 2013 bisa dilaksanakan 100 persen seluruh sekolah,” terang Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Rohul, H Zulkifli S.Pd.M.Si, Rabu (3/8/2016) saat ditanya persentase sekolah di Rohul yang melaksanakan Kurikulum 2013.
 
Jelas Zulkifli lagi, di Rohul sendiri sejak Minggu ke 3 bulan Juli 2016, sudah diterapkan Kurikulum baru 2013 di sekolah-sekolah. Bahkan, sejak dicanangkannya program Kurikulum 2013 di sekolah-sekolah, Kabupaten Rohul pertama yang siap di Provinsi Riau untuk melaksanakannya.


Baca Juga :
Humas PLN Riau: Pemadaman Masih Berlanjut 
 
“Tetapi, karena anggaran untuk buku mata pelajarannya dianggarkan di APBD kita, maka kita tidak sanggup. Malahan, di daerah lainnya banyak yang meminta instruktur dari Rohul terkait untuk penerapan Kurikulum 2013, tapi jelasnya 75 persen lagi sekolah yang belum melaksanakan kurikulum 2013 akan kita tuntaskan 100 persen pada tahun 2018 mendatang,” tegas Zulkifli.
 
Ditanya metode pembelajaran dengan diterapkannya Kurikulum 2013, Zulkifli menyatakan, bahwa metode pembelajarannya berbeda dengan kurikulum sebelumnya. Dimana Kurikulum 2013 baru yang diterapkan mulai tahun ini di Rohul, buku mata pelajarannya disatukan.
 

Instruksi Plt Kadisdikpora

Plt Kadisdikpora juga mengintruksikan agar seluruh sekolah tidak memberlakukan punggutan bagi pelajar atau siswa untuk buku mata pelajaran Kurikulum 2013. Karena, mata pelajaran itu dibantu melalui dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang sudah dianggarkan oleh masing-masing sekolah.


Baca Juga :
Tidak Hanya ASN, Masyarakat Umumpun Akan Ikut Meriahkan HUT Riau Ke 59

 
“Saya intruksikan, agar sekolah tidak memungut uang ke siswa untuk beli buku pelajaran kurikulum 2013, karena sudah dianggarkan di dana BOS,” intruksi Zulkifli lagi.
 
Ditanya adanya sejumlah sekolah yang memungut uang ke siswa untuk foto copy mata pelajaran Kurikulum baru foto copy, Zulkifli menyatakan, bisa saja adanya kebijakan sekolah yang belum mendapatkan buku mata pelajaran sehingga harus memfoto copynya.
 
“Jelasnya, siswa tidak dibolehkan beli buku pelajaran foto copy sembarangan. Karena, mata pelajaran yang ada diambil dari website tertentu yang resmi dari Kementrian Pendidikan. Nantinya, buku disalurkan ke sekolah-sekolah di Rohul yang didanai dana Boss,” sebut Zulkifli terkait buku-buku yang akan digunakan dalam Kurikulum 2013 nantinya.


R24/ags 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Rina
Kamis, 04 Agustus 2016 14:46 wib
tapi rohul masih kalah bagus ama anak kota
Ridwan
Kamis, 04 Agustus 2016 14:46 wib
baguslah... tapi lebih baik kalo sudah 100 persen
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru