riau24 Aksi Illegal Loging di Riau Masih Marak, Diminta Instansi Penegak Hukum tak 'Tutup Mata' | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Aksi Illegal Loging di Riau Masih Marak, Diminta Instansi Penegak Hukum tak 'Tutup Mata'

0
Berita Riau -  Aksi Illegal Loging di Riau Masih Marak, Diminta Instansi Penegak Hukum tak 'Tutup Mata'
 
Pekanbaru, Riau24.com- Aktivitas Illegal loging hingga kini diketahui masih tetap marak terjadi di Riau. Artinya, penegakkan hukum pada instansi terkait tak berjalan sesuai yang diharapkan. Sehingganya ini sangat berdampak kerugian pada daerah.  
 
Aktivitas illegal loging yang marak tersebut dapat dibuktikan adanya sawmil-sawmil liar didaerah. Yang menampung kayu-kayu dari pada hasil pembalakkan dengan tanpa perizinan. Seperti halnya, daerah Kabupaten Siak, Inhil, Pelalawan, Kampar, Bengkalis dan Inhu,
 
Dimana, pembalakkan liar masih terjadi ini diakibatkan lemah atas pengawasan dari aparat penegak hukum dan instansi terkait, yakni Dinas Kehutanan (Dishut) dalam mengamankan kawasan hutan ini sebagaimana mestinya. Sehingga pembalakan liar masih terjadi.
 
Terkait ini, Kharimulah dari aktifis peduli kehutanan, yaitu Direktur Eksekutif Lembaga Pengawasan Pembangunan pada Lingkungan Hidup Indonesia (LP2LHI). Sebut dia, memang terkesan kurangnya kepedulian dari aparat penegakan aturan hukum di daerah Riau.
 
"Masih maraknya aktivitas illegal loging ini disebab tidak maksimal pengawas dari aparat penegakan aturan yang berlaku. Sehingga ini terus menjadi keterusan, dan bisa berdampak kerugian daerah Riau. Harusnya, aparat penegak hukum bersikap tegas," ungkapnya.
 
Kharimulah ini, juga menegaskan bahwasa diketahui Dishut sebagai instansi berwenang dalam halnya perlindungan akan hutan tersebut tidak bekerja maksimal. Makanya, terjadi pembalakkan liar. Padahal, anggarannya pengamanan hutan di instansi ini dipastikan ada.
 
"Tetapi, kondisi pembalakkan liar masih tetap saja terjadi. Tentu ini menjadi pertanyaan. Padahalkan, didalam hal ini sangat jelas sudah ada anggaran tersedia. Harusnya ini anggaran dapat dipergunakan, sehingga pengamanan atau illegal loging dapat teratasi," ujarnya. 
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru