riau24 Kendati Menuai Kritikan, Pemko Pekanbaru Tetap Rubuhkan Gedung SDN 019 jadi Pasar? | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Kendati Menuai Kritikan, Pemko Pekanbaru Tetap Rubuhkan Gedung SDN 019 jadi Pasar?

0
SDN 019 ini Dirubuhkan Pemko Pekanbaru dan Dijadikan Pasar
Berita Riau -  Kendati Menuai Kritikan, Pemko Pekanbaru Tetap Rubuhkan Gedung SDN 019 jadi Pasar?
Pekanbaru-Riau24.com-Kendati terus mendapat kritikan terhadap rencana Pemko Pekanbaru untuk merubuhkan SDN 019 ini. Namun hal ini, tidak merubah niat Pemko dengan komitmen menjadikan itu sebagai pasar.
 
SDN 019 Pekanbaru yang berada di Jalan Teratai, Senapelan sudah dirubuhkan untuk dijadikan Pasar Wisata dan tempat penampungan Pedagang Kaki Lima (PKL). Maka kondisi demikian setidaknya sikap Pemko terkesan tidak peduli akan harapan masyarakat.
 
Bahkan kalangan daripada DPRD Pekanbaru menilai, bahwa kondisi demikian, menambahkan deretan potret buruknya dunia pendidikan di Kota Bertuah ini yang tidak pro terhadap masyarakat. Sebab, itu mengorbankan pendidikan untuk kepentingan investor.
 
"Bagaimana tidak, hanya karena kepentingannya investor, sekolah itu menjadi korban. Alasan-alasan disebutkan Pemko ini tidak masuk akal. Sebab menyebutkan saat ini sekolah itu tidak ada murid, serta aroma busuk dari pasar," ungkap
Roni Amril kecewa.
 
Ketua Komisi IV DPRD ini berujar, Pemko yang pada akhirnya tetap melaksanakan pembongkarannya gedung sekolah tersebut menjadi lokasi pasar. Ini, tentunya sangat sikap berdampak mengecewakan hati masyarakat. Selain itu, bukti ketidakmampuan Pemko.
  
"Bahwa alih fungsi sekolah ini jadi pasar adalah suatu bukti daripada ketidakmampuan Pemko didalam mengurus pedagang. Tetapi yang 'dikorban' malah sekolah dijadikan pasar. Yang tetap melaksanakan pembongkaranya gedung sekolah tersebut," terangnya.
 
Dikesempatan itu, Politisi Golkar mengatakan, alih fungsi gedung sekolah jadi pasar, jelas melukai hati masyarakat. Mungkin sebut Roni, kejadian dilakukan Pemko Pekanbaru inilah satu-satunya di Indonesia ada sekolah itu disulap menjadi lokasi pasar.
 
Harusnya kata Roni, Pemko tidak merubuhkan sekolah tersebut tapi langkah itu dilakukan dengan cari solusi lain menyikapi persoalan ini secara arif serta bijaksana. Bukan sekolah dikorbankan. Padahalkan diketahu, tanah sekolah ini adalah tanah wakaf seorang warga. R24/dai
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru