riau24 Gerindra Bantah Koalisi Kekeluargaan untuk Arisan Kejar Jabatan | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Partai Gerindra

Gerindra Bantah Koalisi Kekeluargaan untuk Arisan Kejar Jabatan

9
Gerindra Bantah Koalisi Kekeluargaan untuk Arisan Kejar Jabatan
Berita Riau -  Gerindra Bantah Koalisi Kekeluargaan untuk Arisan Kejar Jabatan
Jakarta, Riau24.com - Koalisi Kekeluargaan 7 Parpol untuk Pilgub DKI dituding seperti wadah arisan yang dibentuk untuk mengejar jabatan. Partai Gerindra membantah tuduhan tersebut.

"Itu enggak ada. Isu aja. Enggak ada bagi-bagi apalagi anggaran," bantah Wakil Ketua Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad saat dikonfirmasi, Selasa (9/8/2016).

Gabungan tujuh partai tersebut disepakati menurutnya agar koalisi bisa menjadi layaknya sebuah keluarga. Dasco tidak terima jika koalisi itu dikait-kaitkan dengan bagi-bagi kekuasaan.

"Fokusnya bagaimana koalisi ini menjadi keluarga. Kalau ada bagi-bagi kita belum dengar. Harusnya enggak," tutur anggota Komisi III DPR itu.

Dasco meyakini pasangan calon yang akan diusung Koalisi Kekeluargaan nanti adalah tokoh-tokoh yang berintegritas. Sehingga tidak akan bisa diperintah atas maksud politik yang negatif.

"Jangan sampai cari calon yang bisa didikte. Apalagi kalau dari PDIP, mana bisa didekte. Gerindra juga tidak bisa didikte," tegas Dasco.

Koalisi Kekeluargaan memang belum memutuskan siapa pasangan calon yang akan diusungnya. Namun hampir semua partai dari koalisi tersebut menyebut nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk dijagokan.

Masing-masing juga menyebut nama tokoh untuk dipasangkan bersama Risma. Seperti Gerindra sendiri yang sudah membawa nama kadernya, Sandiaga Uno untuk dijagokan bersama kader PDIP tersebut.

Koalisi Kekeluargaan digadang-gadang dibentuk untuk menjadi lawan bagi Ahok yang sudah didukung oleh NasDem, Hanura, dan Golkar. Ahok pun punya tudingan serius terhadap gabungan partai PDIP, Gerindra, PPP, PAN, PKB, PKS, dan Partai Demokrat itu.

"Saya enggak ngerti juga, ideologinya beda. Ya memang mesti kekeluargaan. Bahas anggaran juga kekeluargaan, diskusi kekeluargaan, mau pejabat juga kekeluargaan. Mungkin itu maksudnya," ungkap Ahok, Selasa (9/8).

"Saya enggak ngerti kekeluargaan itu apa di DPRD DKI," imbuhnya.

Sementara itu Timses Ahok Nusron Wahid melontarkan sindiran tajam dengan dibentuknya Koalisi Kekeluargaan. Politisi Partai Golkar tersebut menyebut Koalisi Kekeluargaan seperti sebuah arisan.

"Kok kayak arisan saja, pakai nama kekeluargaan? Memang apa ada yang musuhan? Saya yakin koalisi ini hanya emosi sesaat saja, dari elite parpol yang tidak bisa mendikte Ahok," sindir Nusron, Selasa (9/8).


R24/dev 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Minggu, 15 Oktober 2017 18:49 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !!
Riza
Selasa, 09 Agustus 2016 16:58 wib
Hahhahaha... Jadi inget, saya kemakan janji jokowi :tidak akan bagi2 jatah. Kekeluargaan = baik untuk keluarga die, kagak buat keluarge aye...
Lutfi
Selasa, 09 Agustus 2016 16:57 wib
Ahok- Nusron ( A-Nus) mulai kelimpungan dengar nama bu RISMA... Mestinya biasa aja,, katanya gak takut lawan siapa-pun.. Soal penyerapan anggaran yg rendah pun presiden dianggap becanda... Terus-lah bersikap sombong... sampai puncaknya hingga menyesal nantinya...
Goodrich
Selasa, 09 Agustus 2016 16:57 wib
Koalisi Kmplotan Kekeluargaan??? Yg jelas adalah Komplotan Keroyokan. Bukan saja untuk arisan jabatan,bahkan untuk bancakan APBD berjamaah.
Nazaruddin
Selasa, 09 Agustus 2016 16:57 wib
koalisi lagi??? skrg malah pdip yg ikut gabung.. malah golkar yg gak ikut.... kyknya suara pdip bisa anjlok..
Markos
Selasa, 09 Agustus 2016 16:56 wib
kalau semua maling mau ngaku. dunia udah aman
Pak raden
Selasa, 09 Agustus 2016 16:55 wib
Jgn sampai begal anggaran nongol lagi...jgn sampai memunculkan begal2 anggaran baru...
Theni
Selasa, 09 Agustus 2016 16:54 wib
Iyalah bantah.... Mana mau ngaku...
Petrus
Selasa, 09 Agustus 2016 16:54 wib
makin dipojokkan makin banyak yg simpati, Ahok memang yang terbaik
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru