riau24 Kapolres Inhil Bantah Korban Meninggal Akibat Kasus Pencurian Oleh Oknum Polisi | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Pencurian Dengan Kekerasan

Kapolres Inhil Bantah Korban Meninggal Akibat Kasus Pencurian Oleh Oknum Polisi

0
Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung
Berita Riau -  Kapolres Inhil Bantah Korban Meninggal Akibat Kasus Pencurian Oleh Oknum Polisi

Inhil, Riau24.com - Terkait tewasnya Indra Gamal (55) warga Petalongan Kecamatan Keritang, yang diduga menjadi korban pencurian dengan kekerasan yang melibatkan anggota Polri dibantah  oleh Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung. Selasa (10/8/2016) malam di kediamannya.


Baca Juga :
Korban Curas di Inhil Tewas, diduga Dua Pelaku Oknum Polisi

Ia berdalih, keterlibatan dua anggota Polri tersebut untuk melakukan penangkapan tersangka narkotika jenis shabu-shabu yakni Indra Gamal yang kedapatan membawa shabu-shabu seberat 5 gram.

"Namun saat diamankan pelaku mencoba melakukan perlawanan terhadap petugas," beber Kapolres Inhil.

Dan juga pada saat akan dibawa ke Polsek setempat, para petugas yang sedang membawa tersangka berpapasan dengan seorang pria yang di duga merupakan anak korban.

"Pada saat itu, tersangka langsung menginstruksikan anaknya tersebut untuk memberitahu penangkapan dirinya ke sanak keluarga," terang Kapolres saat membeberkan kejadian yang dianggap sebagai korban pencurian dengan kekerasan tersebut.


Baca Juga :
Roy Suryo Hadiri Sidang Jessica Kumala Wongso

Dan beberapa saat kemudian datanglah puluhan orang yang mengelilingi anggota yang sedang bertugas ini yang diduga adalah masyarakat setempat.

Lanjut Kapolres, merasa tidak digubris oleh masyarakat dan terdesak saat itu, kedua petugas tersebut langsung menyelamatkan diri dengan meninggalkan pelaku.

"Baru dapat kabar pada Minggu malam pelaku telah meninggal dunia di RS Rengat," ucap Kapolres.

Sementara itu, AKBP Dolifar Manurung mengakui dua anggotanya dalam menegakkan hukum pemberantasan narkotika tidak sesuai SOP.

"Memang ada kesalahan, setelah kita lihat kita cek ada kesalahan prosedur waktu penangkapan, ini yang ingin kita kembangkan dan lakukan pemeriksaan dan anggota tersebut saat ini sedang dilakukan pemeriksaan," katanya.


R24/rgo 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru