riau24 Usai Buru Pokemon Go di Hutan, Bocah di Kalimantan Diracun Temannya Sendiri | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Pokemon Go

Usai Buru Pokemon Go di Hutan, Bocah di Kalimantan Diracun Temannya Sendiri

1
Usai Buru Pokemon Go di Hutan, Bocah di Kalimantan Diracun Temannya Sendiri
Berita Riau -  Usai Buru Pokemon Go di Hutan, Bocah di Kalimantan Diracun Temannya Sendiri

Jakarta, Riau24.com - Tewasnya Muhammad Tabsirul Husna (11) usai bermain Pokemon Go membuat keluarga terkejut. Keluarga awalnya menyangka Itab-sapaannya- menjadi korban penculikan. 

Sejak 24 Juli lalu, keberadaan bocah kelas V SD tersebut tak diketahui usai berburu Pokemon bersama temannya, Jainal Hakim (18) alias Inal. Dua pekan berikutnya tepatnya 10 Agustus 2016, Itab ditemukan sudah tak bernyawa.  


Baca Juga :
Pokemon Go Raup 2,6 Triliun Dalam Sebulan

Belakangan diketahui kalau Inal  yang menjadi otak pembunuhan bocah nahas tersebut. 

Berdasar informasi, setelah menunaikan salat Magrib pada 24 Juli lalu, Inal mengajak korban main Pokemon Go di hutan bekas galian dekat langgar.

Persisnya di Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. 

Setelah dibujuk rayu, Itab akhirnya dibonceng pelaku dengan motor bernopol DA 6668LL. Setiba di lokasi, korban ditawari minuman bersoda yang sudah dicampur racun dari obat rumput. 

Setelah meminum itu, korban mual-mual hingga nyawanya tercabut. Inal lantas mengambil cangkul untuk membuat lubang kuburan. Jasad Itab dibungkus dengan karung putih. 

Baca Juga :
Modal Gergaji dan Palu, Pasutri ini Bangun Pulau Sendiri

Agar aksi kriminalnya tak diketahui, Inal mengirim pesan kepada kakak korban, Yusrina, melalui BBM di handphone korban. 

Isinya, minta tolong karena diculik tiga laki-laki tak dikenal yang menggunakan mobil Avanza merah dan dibawa ke Banjarmasin.

Inal pun cukup tenang. Dia yakin kejahatannya tak ketahuan. Namun, dua minggu kemudian atau kemarin malam (10/8), tim gabungan Resmob Polda Kalsel, Ranmor, Unit Jatanras Polres Tanah Laut, dan Polsek Tambang Ulang berhasil meringkus Inal. 

''Dia melakukan pembunuhan berencana karena ingin memiliki handphone korban," ujar Direktur Kriminal Umum Kombes Pol Mochamad Khozin.


Baca Juga :
Jebakan Batman, Buat Ahok Cemas

Dia menyatakan, pihaknya belum yakin apakah perbuatan pelaku tersebut murni kriminalitas atau karena memiliki gangguan kejiwaan. 

Sebab, pembunuhan yang dilakukan pelaku sudah terencana. 

''Anggota akan memeriksakan kondisi kejiwaan pelaku ke psikiater," tuturnya. 

Pelaku yang menghabisi korban dengan meracun, memukul, dan menguburnya di tanah itu dijerat pasal 340 KUHP. ''Ancaman hukumannya 20 tahun," katanya.

 

 R24/dev
 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Selasa, 17 Oktober 2017 09:15 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/nLBSKDf.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru