riau24 Tragis, 11 Bayi Prematur Tewas Terpanggang Akibat Kehabisan Napas | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Bayi

Tragis, 11 Bayi Prematur Tewas Terpanggang Akibat Kehabisan Napas

3
Tabung inkubator tampak hangus, sisa kebakaran yang melanda RS Yarmuk, Baghdad
Berita Riau -  Tragis, 11 Bayi Prematur Tewas Terpanggang Akibat Kehabisan Napas

Jakarta, Riau24.com - Sebelas bayi tewas dengan tragis. Mereka terpanggang dan kehabisan napas lantaran rumah sakit Yarmuk, Baghdad, Irak, tempat mereka dirawat, ludes dilalap api, Rabu (10/8).


Baca Juga :
Keluarga Tolak Bayi Tewas Usai Diberi Antibiotik Diautopsi

Awalnya, nyawa mereka hendak ditolong dokter dengan dimasukkan ke tabung inkubator. Ya, sebelas bayi itu lahir prematur. Namun tengah malam, saat api melahap rumah sakit, bayi malang tersebut justru tewas. 

"Sebanyak tujuh bayi lain dan 29 perempuan di bangsal yang terbakar itu bisa diselamatkan. Mereka kini dirawat di rumah sakit lain,’’ ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan Irak Ahmed Al Rudeini. 

Sekitar 19 orang di antaranya dirawat karena luka bakar dan menghirup terlalu banyak asap. Kebakaran terjadi setelah tengah malam. Tim pemadam kebakaran membutuhkan waktu tiga jam sebelum api dapat dipadamkan sepenuhnya. Api diduga berasal dari korsleting listrik. Kebakaran lantaran korsleting listrik sudah biasa terjadi di Irak. Sebab, pemeliharaan listrik dan kualitas kabel di negara tersebut cukup buruk.


Baca Juga :
Tragis, Bayi 7 Bulan Tewas Setelah Dilempar Ke Laut

Keluarga korban yang berkumpul di depan rumah sakit kemarin pagi mengamuk. Mereka mendapat informasi yang simpang siur terkait dengan kondisi pasien.

Hussein Omar adalah salah satunya. Pekerja bangunan yang berusia 30 tahun itu tidak tahu kondisi bayi kembarnya yang lahir seminggu lalu. Pihak rumah sakit memintanya mencari ke rumah sakit lain tempat korban selamat dirawat. Namun, tidak ada bayi-bayinya. 

Mereka lantas memintanya ke kamar mayat rumah sakit Yarmuk. Hasilnya malah membuatnya kian berang. ’’Saya hanya menemukan potongan daging yang hangus terbakar. Saya ingin bayi laki-laki dan perempuan saya kembali. Pemerintah harus mengembalikan mereka,’’ ujarnya. 


R24/dev 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Jumat, 15 Desember 2017 13:51 wib
Ingin bermain judi bola secara online, sangat bijak jika anda tidak memilih sembarang situs? Pilih situs milik agen judi online terpercaya dan terbukti pengalaman nya agen judi bola, bandar judi bola, situs judi bola, agen bola terpercaya, situs bola terpercaya, bandar bola terpercaya, judi bola online, agen bola online, bandar bola online, situs bola online Hanya di Bolavita [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/wboDtYZ.jpg
Edel
Senin, 15 Agustus 2016 11:49 wib
ini rs nya gmn sih ?
Uka
Senin, 15 Agustus 2016 11:48 wib
turut prihatin
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru